Klarifikasi Jet Li: Mempertahankan Kesehatan Lebih Utama daripada Penampilan
Jet Li menjadi sorotan publik setelah penampilannya yang segar memicu beragam rumor terkait prosedur medis yang dilakukannya. Isu transplantasi jantung hingga kulit sintetis pun menjadi topik hangat di media sosial.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Pada 1 November, Jet Li memperlihatkan tubuhnya sebagai bukti bahwa ia tidak menjalani operasi, tetapi skeptisisme netizen tetap ada. Dalam video klarifikasinya, ia menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah kesehatan, bukan penampilan.
Jet Li mempersembahkan sebuah video berdurasi 2 menit 48 detik yang berjudul 'Daripada terus-menerus mengubah ini dan itu, mengapa tidak mengubah pola pikir Anda?'. Dalam video tersebut, ia menegaskan bahwa penampilannya yang segar bukan hasil dari operasi medis.
Ia menunjukkan kerutan di sekitar mata dan dahi sebagai bukti bahwa ia tidak melakukan tindakan berisiko untuk mengubah penampilannya. Jet Li menegaskan, 'Mesin mobil bisa diganti jika rusak, dan baterai bisa diganti jika tidak berfungsi. Tapi kalau jantung Anda tidak bermasalah, kenapa harus mengambil risiko menggantinya?'
Pernyataan ini mencerminkan filosofi Jet Li mengenai kesehatan sebagai prioritas utama daripada menjalani prosedur medis yang berisiko demi penampilan.
Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kulit: Apa yang Perlu Diketahui
Jet Li juga mengungkapkan kebimbangannya terkait rumor transfusi darah dan perawatan medis untuk menjaga penampilan. Ia bertanya, 'Beberapa orang bilang transfusi darah bisa membuat awet muda, tapi apakah prosedur ini legal?'
Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih sederhana untuk mendapatkan penampilan awet muda, misalnya dengan facelift atau prosedur kosmetik yang ringan. Ini menunjukkan penolakan terhadap pandangan ekstrem dalam mencapai keinginan akan awet muda.
Jet Li menekankan bahwa masyarakat sering terjebak dalam obsesi keabadian yang tidak realistis dan menekankan kesehatan mental serta fisik dalam menjalani kehidupan.
Jet Li memaparkan pandangannya bahwa kualitas hidup lebih penting ketimbang umur panjang tanpa kualitas. Ia menyatakan, 'Jika saya bisa hidup sampai 150 atau 300 tahun, tetapi kondisi fisik dan mental saya tetap 70 atau 80 tahun, saya lebih memilih untuk tidak melakukannya.'
Pernyataan tersebut mendorong refleksi tentang makna umur panjang. Ia berpendapat bahwa memperpanjang hidup dalam kondisi tidak sehat hanya berujung pada penderitaan.
Menutup pandangannya, ia menerangkan cara-cara sederhana untuk tampil lebih segar, seperti mewarnai rambut dan merias wajah, mengindikasikan bahwa menjaga penampilan tidak perlu mengorbankan kesehatan.
Baca juga: Olahraga Teratur dan Kesehatan Jantung: Pentingnya Aktivitas Fisik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: