Kisah Menyentuh di Bandara: Perempuan Tinggal Hampir Setahun dan Problematika Kesehatan Mental
Di Bandara Internasional Kuala Lumpur, sebuah kejadian mencengangkan mengemuka saat seorang perempuan dilaporkan telah mendiami area bandara selama hampir satu tahun.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Kisahnya bukan hanya mengingatkan pada film 'The Terminal', tetapi juga menguak masalah kesehatan mental yang sering kali tergeser dari perhatian publik.
Berbagai video yang tersebar di media sosial menunjukkan perempuan tersebut berada di bangku bandara, dikelilingi barang-barang pribadi yang tersimpan dalam troli.
Dalam rekaman tersebut, nampak ia memanfaatkan WiFi gratis sambil beristirahat dan memainkan ponselnya, yang mengundang perhatian serta kepedulian warganet.
Salah satu video menunjukkan pengalamannya yang tidak menyenangkan, di mana ia terlibat argumen dengan pengunjung bandara, dengan seorang lansia berusaha menenangkannya.
Fenomena ini menimbulkan banyak pertanyaan di media sosial mengenai kurangnya pengawasan pihak berwenang terhadap situasi ini selama berbulan-bulan.
Awalnya, perempuan yang berusia kira-kira 35 tahun ini dianggap sebagai warga negara asing, namun setelah penyelidikan, terungkap bahwa ia adalah warga negara Malaysia.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta kepada Indonesia Meski Alami Insiden Penjarahan
Informasi ini diungkap oleh pihak kepolisian setelah melakukan penyelidikan mendalam, menunjukkan bahwa situasi yang dihadapi perempuan tersebut lebih kompleks dari yang diperkirakan.
Menurut laporan Sinar Harian, perempuan ini juga memiliki kartu kesehatan mental, yang menunjukkan bahwa ada masalah kesehatan yang perlu ditangani.
Wakil Kepala Kepolisian Distrik KLIA, Superintendent Albany Hamzah, menjelaskan bahwa perempuan tersebut telah ditangkap pada tanggal 18 Desember dan direncanakan untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Kajang.
Kasus perempuan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam pengawasan kesehatan mental, yang sering kali tidak mendapatkan perhatian cukup dari pihak terkait.
Pengunggah video di Threads mengklaim bahwa selama hampir setahun di bandara, wanita ini diduga mengalami tekanan mental yang cukup berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: