Risiko Penyakit Jantung Terkait Golongan Darah: Apa yang Perlu Diketahui?
Golongan darah berperan penting dalam menentukan risiko penyakit jantung, kondisi medis yang menjadi sorotan utama dunia kesehatan global.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?
Penelitian menunjukkan individu dengan golongan darah A, B, atau AB menghadapi risiko serangan jantung yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang bergolongan darah O.
Sebuah laporan dari American Heart Association (AHA) mengungkap bahwa individu dengan golongan darah A atau B memiliki peningkatan risiko serangan jantung sekitar 8 persen dan gagal jantung hingga 10 persen dibandingkan dengan golongan darah O.
Meskipun angka tersebut terbilang kecil, tapi mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan dalam konteks kesehatan jantung.
Dr. Douglas Guggenheim dari Penn Medicine menjelaskan bahwa peradangan dalam tubuh dapat menjadi salah satu penyebab utama peningkatan risiko ini. Ia menyebut bahwa "protein terkait golongan darah A dan B diduga berkontribusi pada penyumbatan pada pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung."
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan
Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa golongan darah O memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyakit jantung dan pembekuan darah, namun mereka dapat lebih rentan terhadap gangguan perdarahan.
Risiko tinggi dalam gangguan perdarahan pascapersalinan juga terdeteksi pada perempuan dengan golongan darah O.
Ada pula penelitian yang menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah AB mungkin menghadapi risiko lebih tinggi terhadap gangguan kognitif, yang bisa terlihat dengan kesulitan mengingat atau berkonsentrasi.
Meskipun ada hubungan antara golongan darah dan risiko penyakit jantung, banyak faktor lain seperti pola makan, aktivitas fisik, dan lingkungan yang juga menentukan kesehatan jantung.
Dr. Guggenheim mengingatkan bahwa untuk menjaga kesehatan jantung, tidak ada rekomendasi khusus berdasarkan golongan darah.
Ia menyarankan agar masyarakat tetap menggunakan pola makan seimbang dan sehat sebagai anjuran utama untuk menjaga kesehatan jantung.
Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: