Membedah Mitos Konsumsi Es Saat Terkena Flu: Perspektif Medis
Percaya atau tidak, banyak yang masih beranggapan bahwa minum es saat flu adalah tindakan berbahaya yang memperparah gejala penyakit. Namun, seberapa relevan mitos ini dalam konteks medis modern?
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Di kalangan masyarakat, terdapat keyakinan bahwa minum es dapat menyebabkan hidung tersumbat atau memperburuk gejala flu. Kendati demikian, para ahli kesehatan menyatakan bahwa tidak ada penelitian yang valid yang mendukung klaim tersebut.
Dokter spesialis THT, Dr. Andi, menegaskan, 'Es tidak langsung mempengaruhi sistem pernapasan kita. Sebaiknya fokus pada hidrasi dan konsumsi cairan hangat untuk membantu meredakan gejala flu.'
Karenanya, minum es tidak menjadi faktor utama penyebab komplikasi saat flu. Yang lebih penting adalah memperhatikan pilihan jenis minuman serta makanan yang dikonsumsi.
Walaupun banyak yang menganggap minum es tidak baik saat flu, sebenarnya terdapat sejumlah manfaat dari konsumsi minuman dingin. Di saat demam, cairan dingin dapat memberikan sensasi segar serta berpotensi membantu menurunkan suhu tubuh.
Baca juga: Rumah Uya Kuya Dijerang Massa, Permintaan Maaf Tercetus
Mitos lain yang perlu diluruskan adalah mengenai pengaruh minuman dingin terhadap hidrasi. Menurut penjelasan dokter, 'Cairan dingin tetap membantu menjaga hidrasi. Yang terpenting adalah mengonsumsi cukup cairan, apapun suhunya.'
Oleh karena itu, sesekali menikmati minuman dingin tidak menjadi masalah, asalkan dikontrol dan tidak dilakukan dalam situasi kesehatan yang ekstrem.
Walaupun konsumsi es tidak memiliki efek berbahaya, lebih disarankan untuk mengandalkan minuman hangat saat flu. Pilihan seperti infus air lemon, jahe, atau teh herbal menjadi alternatif yang sangat baik.
Kandungan vitamin C yang ada pada lemon dan sifat anti-inflamasi dari jahe dapat membantu mempercepat proses pemulihan. Dr. Budi menyatakan, 'Minuman hangat ini membantu meredakan tenggorokan dan meningkatkan kenyamanan saat flu.'
Selanjutnya, menjaga pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: Tanggapan Kontroversial Gaji Anggota DPR yang Dinonaktifkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: