BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 16:35 WIB

Kritik Tajam Tompi Terhadap Materi Komedi Pandji Soal Gibran

Kritik Tajam Tompi Terhadap Materi Komedi Pandji Soal GibranKritik Tajam Tompi Terhadap Materi Komedi Pandji Soal Gibran

Musisi dan dokter bedah plastik Tompi baru-baru ini memberikan kritik tajam terhadap materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung kondisi mata Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah

Tompi menekankan bahwa keadaan yang dikenal sebagai ptosis tersebut bukanlah bahan candaan, serta mengajak publik untuk berpikir lebih kritis dalam melontarkan lelucon.

Ptosis: Bukan Hanya Masalah Penampilan

Dalam unggahannya di Instagram, Tompi menjelaskan mengenai kondisi mata yang tampak 'mengantuk', yang secara medis dikenal sebagai ptosis. Ia menegaskan, 'Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata… bukan bahan lelucon.'

Menurut informasi dari Cleveland Clinic, ptosis bisa dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa dan tidak selalu berkaitan dengan kelelahan. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang kondisi medis ini sangat penting untuk diinternalisasi.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Dampak Negatif dari Stigma dan Lelucon

Tompi juga menilai bahwa menyinggung kondisi fisik seseorang merupakan tindakan yang tidak pantas dan menunjukkan ketidakpekaan. Ia menyatakan, 'Merendahkan kondisi tubuh seseorang bukanlah kecerdasan, melainkan kemalasan berpikir.'

Dampak dari stigma ini, menurut dokter spesialis bedah plastik okulo-fasial, dr. Philip Rizzuto, dapat mengganggu perkembangan penglihatan anak-anak yang mengalaminya. 'Seorang anak tidak akan mengembangkan penglihatan normal jika kelopak matanya menghalangi mata,' ungkap Rizzuto.

Penanganan dan Kesadaran Sosial Terhadap Ptosis

Dalam konteks medis, ptosis tidak hanya berpengaruh pada penampilan, tetapi juga bisa menyebabkan masalah penglihatan lainnya, seperti penglihatan ganda dan nyeri akibat kompensasi otot wajah. Hal ini membutuhkan perhatian serius dari masyarakat lebih luas.

Tompi juga menyerukan pentingnya mengedepankan martabat manusia dalam diskusi publik. Penanganan untuk ptosis bervariasi tergantung pada penyebabnya dan dapat mencakup terapi dasar atau operasi untuk memperbaiki otot kelopak mata, sebagaimana dijelaskan oleh American Academy of Ophthalmology.

Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kritik Tajam Tompi Terhadap Materi Komedi Pandji Soal Gibran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!