Mandi Saat Cacar Air: Faktanya dan Manfaatnya Menurut IDAI
Mandi saat anak terserang cacar air merupakan hal yang disarankan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), meskipun banyak orang tua masih merasa ragu. Dr. dr. Ratni Indrawanti dari IDAI menjelaskan bahwa mandi tetap aman, bahkan bermanfaat bagi anak yang mengalami varicella.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?
Dalam sebuah diskusi daring, ia menjelaskan, 'Pada varicella kan memang terjadi gatal, anak boleh dimandikan ya,' menepis salah kaprah yang ada di masyarakat tentang praktik tersebut.
Dr. Ratni menjelaskan bahwa mandi tidak hanya menjaga kebersihan kulit, tetapi juga mencegah munculnya biang keringat atau miliaria. 'Mandi membantu menjaga kebersihan kulit anak, mencegah munculnya biang keringat atau miliaria, serta membuat anak merasa lebih nyaman meski sedang tidak enak badan,' tuturnya.
Pentingnya menjaga kebersihan kulit anak tak bisa diabaikan, mengingat kulit yang bersih dapat mengurangi risiko iritasi tambahan dari keringat dan kotoran. Dalam keadaan cacar air, perawatan yang tepat menjadi krusial.
Informasi ini bertujuan meluruskan mitos bahwa mandi dapat memperburuk kondisi anak yang terjangkit cacar air. Sebaliknya, mandi dapat memberikan rasa nyaman dan menenangkan.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple
Selain mandi, ada beberapa langkah yang direkomendasikan bagi orang tua untuk menjaga kenyamanan anak saat sakit. Menggunakan pakaian ringan dapat mengurangi ketidaknyamanan, terutama karena cacar air sering disertai demam.
Konsultasi dengan dokter disarankan jika anak mengalami rasa gatal yang sangat mengganggu. Dokter dapat meresepkan antihistamin untuk membantu meredakan gejala ini.
Ratni juga merekomendasikan orang tua untuk memilih makanan bertekstur lunak, seperti bubur, agar memudahkan anak saat menelan. Ini penting karena lepuhan akibat cacar air juga bisa muncul di area mulut.
Dr. Ratni mengungkapkan pentingnya kewaspadaan terhadap cacar air, terutama di kalangan anak usia sekolah. Meskipun tidak ada data pasti mengenai angka kasus di Indonesia, ada laporan peningkatan kasus baru-baru ini.
"Data dari Indonesia itu agak susah ya, mengatakan berapa, tapi intinya beberapa akhir-akhir ini, memang ada beberapa peningkatan kasus, terutama pada anak-anak sekolah itu ada beberapa laporan," jelasnya.
Cacar air dapat dicegah melalui vaksin varisela yang sudah tersedia di Indonesia, menjadikan vaksinasi sebagai langkah proaktif yang dapat diambil oleh orang tua.
Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: