BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 16:49 WIB

Panggilan Pertama Polres Jaksel untuk Dokter Detektif dalam Kasus Pencemaran Nama Baik

Panggilan Pertama Polres Jaksel untuk Dokter Detektif dalam Kasus Pencemaran Nama BaikPanggilan Pertama Polres Jaksel untuk Dokter Detektif dalam Kasus Pencemaran Nama Baik

Polres Metro Jakarta Selatan memanggil dokter Samira Farahnaz, yang dikenal dengan sebutan Dokter Detektif, terkait dengan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh dr Richard Lee.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?

Hingga saat ini, Doktif belum memenuhi panggilan tersebut, yang menandai langkah awal setelah penetapan status tersangka terhadapnya pada 12 Desember 2025.

Latar Belakang Kasus Pencemaran Nama Baik

Kasus ini berawal dari perseteruan antara dr Richard Lee dan dr Samira Farahnaz, yang kini telah berujung pada status tersangka bagi keduanya.

Doktif telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya setelah dr Richard Lee mengajukan laporan tentang dugaan pencemaran nama baik dengan nomor LP/B/779/III/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya tertanggal 6 Maret 2025.

Richard Lee mengklaim bahwa Doktif telah menyebarkan informasi yang menuduhnya beroperasi secara ilegal di salah satu klinik miliknya.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan

Proses Penyidikan dan Pemanggilan

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yuda, menjelaskan bahwa proses penyidikan telah meningkat ke tingkat yang lebih mendalam dengan melibatkan pemeriksaan 22 saksi untuk penguatan bukti.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengonfirmasi bahwa Doktif seharusnya hadir pada pemeriksaan yang dijadwalkan, namun hingga sore tidak ada klarifikasi dari kuasa hukumnya.

Pemanggilan ini merupakan yang pertama bagi Doktif setelah penetapan status tersangka, menunjukkan bagaimana penyidikan berjalan dalam kasus ini.

Dampak dan Reaksi Publik

Kasus ini telah menjadi sorotan publik, terutama di kalangan profesional medis, karena reputasi kedua dokter menjadi pertaruhan.

Sikap dan reaksi dari masing-masing pihak berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat mengenai integritas dan profesionalisme dalam dunia kesehatan.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk melanjutkan penyidikan dengan harapan dapat mencapai kesimpulan secara objektif dan transparan.

Baca juga: Destinasi Terbaik untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Panggilan Pertama Polres Jaksel untuk Dokter Detektif dalam Kasus Pencemaran Nama Baik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!