BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 10:42 WIB

Kondisi Ekonomi Memengaruhi Keputusan Tragis Siswa SD di NTT

Kondisi Ekonomi Memengaruhi Keputusan Tragis Siswa SD di NTTKondisi Ekonomi Memengaruhi Keputusan Tragis Siswa SD di NTT

Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial YBS dari Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakhiri hidupnya secara tragis, diduga akibat ketidakmampuan untuk membeli alat tulis seharga Rp10 ribu.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial

Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan mendalam dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang menilai insiden ini mencerminkan tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.

Kronologi Peristiwa

YBS, seorang siswa kelas IV berusia 10 tahun, dilaporkan mengambil keputusan fatal setelah meminta uang dari ibunya untuk membeli alat tulis yang tidak mampu dibelikan.

Ibu YBS yang bekerja sebagai petani dan buruh serabutan mengaku tidak memiliki dana untuk memenuhi permintaan anaknya, yang pada akhirnya berujung pada insiden tragis ini.

Kejadian ini berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, dan segera menjadi perhatian publik, diungkapkan melalui berbagai saluran media.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan

Reaksi dari Pihak Berwenang

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menekankan bahwa insiden ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak, termasuk kementerian dan pemerintah daerah.

"Tentu kami sangat prihatin," ungkapnya di hadapan media di Istana Kepresidenan Jakarta, menekankan pentingnya pendampingan bagi keluarga-keluarga yang terpinggirkan.

Yusuf menambahkan, "Ini sangat penting untuk menjangkau seluruh keluarga yang memang memerlukan perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan," menggarisbawahi perlunya data yang komprehensif mengenai kondisi masyarakat.

Tanggapan Kementerian Pendidikan

Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, juga berkomentar mengenai insiden ini dan menyatakan bahwa ia belum menerima informasi terperinci tentang YBS.

"Nanti kami selidiki, saya belum tahu informasinya," jelas Mu'ti, menunjukkan bahwa kolaborasi antar kementerian sangat diutamakan dalam menangani isu pendidikan.

Kasus ini menunjukkan perlunya fokus yang lebih besar terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa, terutama di wilayah dengan tingkat ekonomi yang rendah.

Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kondisi Ekonomi Memengaruhi Keputusan Tragis Siswa SD di NTT

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!