BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 18:55 WIB

Strategi Sehat Menjalani Puasa Ramadan di Indonesia

Strategi Sehat Menjalani Puasa Ramadan di IndonesiaStrategi Sehat Menjalani Puasa Ramadan di Indonesia

Puasa Ramadan menjadi waktu yang dinanti-nanti di Indonesia, namun menjaga kesehatan selama periode ini merupakan prioritas yang tidak boleh diabaikan.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Penerapan pola makan yang tepat, hidrasi yang cukup, dan kegiatan fisik yang sesuai dapat membantu individu tetap bugar selama menjalani puasa.

Pola Makan yang Sehat Selama Ramadan

Pola makan yang baik sangat berpengaruh terhadap stamina selama puasa. Menu yang kaya nutrisi dan terhindar dari konsumsi berlebihan perlu menjadi perhatian selama berbuka dan sahur.

Disarankan untuk memulai berbuka dengan kurma dan air putih, karena membantu mengembalikan energi secara bertahap tanpa menyulitkan sistem pencernaan.

Selanjutnya, selama sahur, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum perlu dipilih. Jenis karbohidrat ini bertujuan untuk memberikan energi yang lebih tahan lama.

Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Kesuksesan di Netflix

Hidrasi yang Cukup Saat Berpuasa

Menjaga asupan cairan merupakan hal krusial saat puasa. Setelah berpuasa seharian, tubuh perlu rehidrasi dengan baik saat waktu berbuka.

Sekurang-kurangnya, dianjurkan untuk mengonsumsi delapan gelas air putih dalam periode antara berbuka dan sahur. Hal ini membantu menghindari kondisi dehidrasi.

Konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh perlu dihindari, karena dapat memperparah dehidrasi. Sebagai alternatif, minuman alami seperti air kelapa atau infused water dapat menjadi pilihan.

Aktivitas Fisik yang Tepat

Meskipun tengah menjalani puasa, penting bagi individu untuk tetap melakukan aktivitas fisik. Namun, pemilihan waktu yang tepat untuk berolahraga menjadi faktor kunci.

Olahraga ringan seperti berjalan santai dapat dilakukan setelah waktu berbuka. Aktivitas ini bermanfaat tidak hanya untuk kesehatan fisik, tapi juga untuk kesehatan mental.

Jika individu berencana untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih intens seperti berlari atau bersepeda, waktu pelaksanaannya sebaiknya dilakukan sebelum sahur agar tidak mengakibatkan kehilangan banyak cairan.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Menjaga Kesehatan Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Strategi Sehat Menjalani Puasa Ramadan di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!