BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 14:16 WIB

Kematian Tragis Seorang Remaja di Sukabumi: Diduga Terkait Penganiayaan oleh Ibu Tiri

Kematian Tragis Seorang Remaja di Sukabumi: Diduga Terkait Penganiayaan oleh Ibu TiriKematian Tragis Seorang Remaja di Sukabumi: Diduga Terkait Penganiayaan oleh Ibu Tiri

Seorang remaja laki-laki berusia 12 tahun, NS, asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, ditemukan meninggal dunia dengan luka-luka serius, diduga akibat penganiayaan oleh ibu tirinya.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial

Korban yang tinggal di pesantren, mengalami masalah kesehatan sebelum ditemukan tewas, dengan pihak kepolisian yang kini menyelidiki dugaan kekerasan dalam kasus ini.

Latar Belakang Kasus

NS, yang dikenal dengan inisialnya, merupakan anak yang sering tinggal di pesantren dan hanya pulang pada waktu libur. Ayahnya, Anwar Satibi, menjelaskan bahwa saat pulang dari bekerja, ia terkejut mendapati kondisi anaknya yang sangat memprihatinkan.

Tidak lama setelah mendengar kabar dari istri bahwa anaknya terlihat sakit, Anwar merasa ada sesuatu yang tidak beres. Saat tiba di rumah, ia melihat banyak luka di tubuh NS yang membuatnya sangat cemas.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Proses Penanganan Medis dan Autopsi

Setelah melihat kondisi kritis putranya, Anwar segera membawa NS ke RS Jampangkulon untuk mendapatkan perawatan intensif. Walaupun upaya medis dilakukan, nyawa NS tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Hasil autopsi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri menunjukkan adanya luka bakar di beberapa bagian tubuh korban. Kombes Carles Siagian, Kepala RS Bhayangkara, menjelaskan bahwa luka-luka ini terdeteksi di kaki kiri, punggung, dan wajah.

Dugaan Penganiayaan dan Riwayat Kekerasan

Dugaan penganiayaan mulai terkuak setelah beberapa saksi mendengar pernyataan terakhir NS yang mengindikasikan luka-lukanya berasal dari ibu tirinya. Isep Dadang Sukmana, salah satu pembina di pesantren, menyatakan bahwa korban seakan mengisyaratkan peristiwa tragis tersebut.

Anwar, ayah dari NS, mengungkapkan bahwa ia telah melaporkan beberapa tindakan kekerasan terkait ibu tiri kepada polisi sebelumnya. Namun, laporan tersebut sempat diselesaikan melalui mediasi, di mana ibu tiri berjanji untuk tidak mengulangi kekerasannya, meskipun insiden serupa terjadi kembali.

Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kematian Tragis Seorang Remaja di Sukabumi: Diduga Terkait Penganiayaan oleh Ibu Tiri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!