Biaya dan Komponen Beasiswa LPDP untuk Penerima Beasiswa di Luar Negeri
Pernyataan kontroversial yang dikeluarkan oleh salah satu awardee beasiswa LPDP belakangan ini menarik perhatian masyarakat luas. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan pandangannya tentang pendidikan anaknya di luar negeri dengan cara yang mengejutkan.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025
Menyebutkan, 'Cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan,' pernyataan ini memicu beragam reaksi publik mengenai penggunaan dana beasiswa yang cukup besar dari LPDP.
LPDP menyediakan berbagai komponen biaya sebagai bagian dari pendanaan untuk awardee yang menempuh studi di luar negeri. Dalam booklet resmi mereka, biaya pendidikan termasuk biaya pendaftaran, tuition fee, tunjangan buku, dan dana untuk penelitian tesis atau disertasi.
Selain dana pendidikan, komponen biaya pendukung juga penting untuk mendukung kehidupan sehari-hari mahasiswa. Ini mencakup biaya transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan biaya hidup bulanan yang esensial selama studi di luar negeri.
Berdasarkan buku panduan LPDP Scholarship Funding Components 2023, rincian biaya untuk awardee luar negeri bervariasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Biaya kuliah akan ditanggung sesuai tagihan dari institusi pendidikan yang dituju, sementara tunjangan buku dapat mencapai Rp 10 juta setiap tahunnya.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Mendukung Performa Latihan
Untuk dana penelitian, LPDP menyediakan maksimal Rp 50 juta untuk tesis dan hingga Rp 150 juta untuk disertasi, dengan grant tambahan untuk seminar internasional yang berjumlah maksimal Rp 15 juta.
Besaran biaya hidup bulanan juga disesuaikan dengan negara tujuan. Misalnya, di Amerika Serikat, awardee bisa menerima antara USD 1.700 hingga 2.500 per bulan, sedangkan di Inggris, jumlahnya bervariasi antara GBP 1.250 hingga 1.600.
LPDP tidak hanya menyediakan pendanaan utama, tetapi juga tunjangan khusus bagi awardee yang memiliki tanggungan. Tunjangan keluarga untuk maksimum dua tanggungan adalah 25% dari living allowance, dan tunjangan serupa juga berlaku untuk pendamping disabilitas.
Dengan beragam komponen biaya yang ditanggung oleh LPDP, diharapkan bahwa awardee dapat memfokuskan perhatian pada studi dan tidak terbebani oleh masalah finansial. Ini merupakan hal yang sangat crucial bagi keberhasilan program beasiswa di luar negeri.
Walaupun demikian, pernyataan dari salah satu awardee menyiratkan tantangan penggunaan dana tersebut, yang menjadi sorotan penting bagi para penerima beasiswa di masa depan.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: