BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 10:39 WIB

Manfaat Pemberian ASI Eksklusif: Mengurangi Risiko Asma Sejak Dini hingga Dewasa

Manfaat Pemberian ASI Eksklusif: Mengurangi Risiko Asma Sejak Dini hingga DewasaManfaat Pemberian ASI Eksklusif: Mengurangi Risiko Asma Sejak Dini hingga Dewasa

Asma merupakan gangguan pernapasan yang banyak dijumpai pada anak-anak di seluruh dunia. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 262 juta orang menderita asma, dengan angka kematian mencapai 461 ribu jiwa pada tahun 2019.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh

Sebuah studi terbaru yang terbit di The Journal of Allergy and Clinical Immunology menemukan bahwa pemberian ASI eksklusif selama empat bulan pertama dapat efektif dalam mengurangi risiko asma pada anak-anak hingga dewasa.

Pentingnya Pemberian ASI di Awal Kehidupan

Penelitian yang dipimpin oleh Inger Kull, PhD, dari Karolinska Institutet, Swedia, melibatkan hampir 4.000 perempuan dan anak-anak mereka dalam studi kohort BAMSE selama 24 tahun. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi durasi perlindungan yang diberikan oleh ASI terhadap perkembangan asma.

Kull menjelaskan, "Selama ini, penelitian menunjukkan bahwa ASI membantu menurunkan risiko asma di usia dini. Yang mengejutkan, manfaat tersebut ternyata masih dapat dirasakan hingga mereka memasuki usia dewasa muda." Ini menggarisbawahi pentingnya peran ASI dalam kesehatan jangka panjang anak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama empat bulan dapat memberikan efek perlindungan yang signifikan terhadap risiko asma. Temuan ini menekankan pentingnya untuk tidak mengabaikan masa menyusui pada awal kehidupan anak.

Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan

Pengaruh ASI Terhadap Risiko Asma

Dari pengamatan yang dilakukan, anak yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki risiko asma yang lebih rendah hingga usia 24 tahun. Efek perlindungan ini paling kuat terlihat hingga anak mencapai usia 12 tahun, dengan pengaruh yang semakin memudar saat beranjak remaja.

Faktor lingkungan dan gaya hidup di usia remaja menjadi penentu signifikan dalam menentukan risiko asma yang dihadapi. Hal ini menandakan bahwa pola hidup sehat tetap penting setelah periode menyusui untuk menjaga kesehatan anak.

Peneliti juga menunjukkan bahwa tidak semua jenis asma memperlihatkan respons positif terhadap pemberian ASI. Namun, untuk asma persisten, risiko menurun secara signifikan pada anak yang mendapatkan ASI eksklusif lebih dari empat bulan.

Efektivitas ASI terhadap Berbagai Jenis Asma

Studi ini juga menyelidiki efektivitas ASI terhadap jenis-jenis asma lainnya. Misalnya, asma alergi mendapatkan perlindungan kuat pada anak yang memasuki usia sekolah dan remaja.

Bayi yang menunjukkan gejala pernapasan di awal kehidupan juga mendapatkan manfaat dari pemberian ASI, meskipun ASI diketahui tidak berpengaruh pada asma yang muncul di usia dewasa atau asma non-alergi.

Hasil studi ini memberikan motivasi bagi para ibu untuk memberikan ASI eksklusif, menggambarkan bahwa langkah sederhana ini dapat menjadi investasi kesehatan yang berdampak hingga puluhan tahun ke depan.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Manfaat Pemberian ASI Eksklusif: Mengurangi Risiko Asma Sejak Dini hingga Dewasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!