BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 14:20 WIB

Konsekuensi Tegas untuk Alumni LPDP yang Hina Indonesia oleh Menteri Keuangan

Konsekuensi Tegas untuk Alumni LPDP yang Hina Indonesia oleh Menteri KeuanganKonsekuensi Tegas untuk Alumni LPDP yang Hina Indonesia oleh Menteri Keuangan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil tindakan tegas terhadap seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena menghina negara. Ia memastikan bahwa akses karier alumni tersebut akan ditutup di seluruh instansi pemerintahan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Purbaya menegaskan akan melakukan blacklist dan meminta alumni yang menghina negara untuk mengembalikan biaya beasiswa beserta bunganya.

Langkah Tegas Purbaya terhadap Alumni LPDP

Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, menunjukkan ketegasannya terhadap alumni LPDP yang merusak citra negara. Ia mengacu pada tindakan alumni tersebut yang viral di media sosial dan menekankan pentingnya tindakan tersebut untuk menjaga etika bagi penerima beasiswa.

Dalam konferensi tersebut, Purbaya menegaskan bahwa anggaran LPDP yang bersumber dari pajak dan pembiayaan utang harus dikelola dengan baik. Oleh karena itu, tindakan blacklist diambil untuk memastikan penerima beasiswa menghormati negara.

Menteri Purbaya berharap langkah ini dapat mendorong kesadaran di kalangan penerima LPDP untuk lebih menjaga citra dan membangun etika yang baik dalam interaksi publik.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Viralnya Video Alumni dan Reaksi Publik

Seorang perempuan bernama DS mengunggah video ke akun Instagram @sasetyaningtyas, yang kemudian menjadi viral. Dalam video tersebut, ia menunjukkan dokumen yang menyatakan anaknya telah resmi menjadi warga negara Inggris.

Dalam unggahan itu, DS menyiratkan harapan agar anak-anaknya memegang kewarganegaraan asing, dengan berkata, 'I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu.'

Pernyataan tersebut mendapatkan reaksi luas dari masyarakat, yang mengaitkannya dengan identitas nasional dan pandangan tentang kewarganegaraan.

Pentingnya Etika dalam Penerimaan Beasiswa

Purbaya menekankan bahwa menjaga etika adalah kewajiban bagi para penerima LPDP dan mereka harus menunjukkan rasa hormat kepada negara. Ia berkata, 'Dengan treatment yang fair, saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDP... Jangan menghina negara lah. Jangan begitu.'

Tindakan pemerintah yang diambil oleh Purbaya menunjukkan keseriusan dalam menanggapi masalah etika di kalangan penerima beasiswa. Ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya tanggung jawab pribadi dalam memanfaatkan bantuan pendidikan.

Pentingnya sikap hormat terhadap negara menjadi landasan dari tindakan tegas ini, yang diharapkan dapat membentuk publik yang lebih etis dalam pandangan dan tindakan mereka.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Konsekuensi Tegas untuk Alumni LPDP yang Hina Indonesia oleh Menteri Keuangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!