BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 16:20 WIB

Jaringan Komunikasi Unik pada Tanaman: Meneliti Sinyal Kimia, Akar, dan Suara

Jaringan Komunikasi Unik pada Tanaman: Meneliti Sinyal Kimia, Akar, dan SuaraJaringan Komunikasi Unik pada Tanaman: Meneliti Sinyal Kimia, Akar, dan Suara

Tanaman memiliki mekanisme komunikasi yang kompleks dan menarik untuk dipelajari, yang memungkinkan mereka berinteraksi satu sama lain dalam berbagai cara. Melalui sistem sinyal kimia, akar, dan bahkan suara, tanaman mampu memberikan peringatan dan saling mendukung di tengah ancaman lingkungan.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial

Penting untuk memahami bagaimana mekanisme komunikasi ini berfungsi agar dapat mengapresiasi peranan tanaman dalam ekosistem. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa saling memberi tahu antara tanaman bukan hanya sekadar mitos, tetapi merupakan fenomena ilmiah yang dapat diamati dan dipelajari.

Sinyal Kimia: Bahasa Rahasia Tanaman

Tanaman menggunakan senyawa kimia untuk mengirim pesan satu sama lain. Ketika sebuah tanaman merasa terancam, misalnya oleh serangan hama, ia dapat mengeluarkan zat kimia yang disebut volatile organic compounds (VOCs).

Zat ini tidak hanya memberi tahu tanaman lain di sekitarnya, tetapi juga menarik predator hama yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Sebagai contoh, tanaman jagung dapat mengeluarkan VOC ketika diserang oleh belalang.

Ketika tanaman lain menerima sinyal ini, mereka bisa meningkatkan pertahanan mereka sendiri. Dengan demikian, mereka lebih siap menghadapi serangan serupa, yang menunjukkan bahwa komunikasi tanaman berfungsi sebagai mekanisme pertahanan kolektif.

Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini

Komunikasi Melalui Akar

Akar tanaman juga berfungsi sebagai jalur komunikasi yang penting. Mereka dapat mengeluarkan senyawa ke dalam tanah yang mempengaruhi perkembangan tanaman lain di sekitarnya.

Misalnya, beberapa tanaman diketahui mampu membagikan sumber nutrisi dengan tanaman lain melalui akar. Ada juga bukti bahwa akar dapat berkomunikasi tentang keberadaan patogen di tanah.

Sinyal yang dikirim melalui akar dapat membantu tanaman mengadaptasi strategi pertahanan mereka, meningkatnya kemampuan mereka untuk bertahan dari penyakit. Hal ini menunjukkan adanya interaksi yang kompleks dan saling menguntungkan antara berbagai spesies tanaman.

Suara dan Getaran: Bahasan yang Terabaikan

Selain sinyal kimia dan komunikasi akar, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tanaman juga dapat 'mendengar' dan bereaksi terhadap suara. Dalam eksperimen, tanaman yang mendengar suara air menunjukkan respon positif terhadap pertumbuhan.

Peneliti juga menemukan bahwa tanaman dapat menghasilkan getaran dalam frekuensi tertentu saat mengalami stres. Getaran ini dapat menjadi cara bagi tanaman untuk berkomunikasi dengan tanaman lain di sekitarnya, meskipun manusia mungkin tidak mendengarnya.

Keberadaan komunikasi suara ini menambah dimensi baru dalam pemahaman kita tentang bagaimana tanaman hidup dan berkembang di lingkungan mereka, memberikan wawasan lebih dalam mengenai interaksi antara spesies tumbuhan.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jaringan Komunikasi Unik pada Tanaman: Meneliti Sinyal Kimia, Akar, dan Suara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!