Klarifikasi Indy Barends Mengenai Video Viral Putranya: Mengatasi Spekulasi Kesehatan Mental
Presenter Indy Barends memberikan penjelasan tentang video curhat putranya, Manuel, yang viral di media sosial, yang memicu perdebatan mengenai kesehatan mentalnya.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah
Indy menegaskan bahwa video tersebut tidak mencerminkan gejala depresi, melainkan bagian dari tren media sosial yang banyak diikuti oleh generasi muda.
Beberapa waktu lalu, video curhat Manuel menjadi sorotan dan menimbulkan spekulasi bahwa ia menderita masalah depresi. Banyak netizen berspekulasi, karena video tersebut menyentuh luka batin dan memunculkan kesadaran mengenai isu kesehatan mental di kalangan masyarakat.
Indy Barends dalam sebuah wawancara menegaskan bahwa kondisi Manuel di rumah tidak menunjukkan gejala depresi dan ia berfungsi seperti anak-anak lainnya. 'Kalau di rumah sih biasa-biasa saja, Manuel. Dia tidak memperlakukan jadi murung diri atau apa, ya nggak,' ungkap Indy.
Kondisi Manuel sebagai anak publik figur membuat setiap tindakan yang dilakukan di media sosial mendapatkan sorotan berlebihan dari publik. Reaksi ini menunjukkan bagaimana stigma terhadap kesehatan mental seringkali menghantui individu yang hidup dalam sorotan publik.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh
Setelah mendengar berbagai spekulasi, Indy memutuskan untuk mendiskusikan langsung dengan Manuel mengenai maksud dari video tersebut. Saat ditanya, Manuel menjawab bahwa video tersebut hanya dibuat sebagai konten, merefleksikan bagaimana generasi muda berinteraksi di media sosial.
'Sebenarnya aku cuma bikin konten-kontenan saja, Mam', kata Manuel, menunjukkan bahwa video itu bukanlah gambaran perasaannya yang sebenarnya, melainkan sekadar mengikuti tren.
Indy juga mencatat bahwa bagi Manuel dan banyak anak muda lainnya, konten yang mereka buat bukan hal yang serius tetapi lebih kepada kegiatan yang mengikuti apa yang sedang tren. 'Buat dia itu adalah sebuah konten yang kayaknya semua orang bikin,' tambah Indy.
Indy berharap agar publik tidak terbawa oleh asumsi bahwa Manuel mengalami depresi hanya berdasarkan konten yang diunggahnya. Ia meminta masyarakat untuk lebih kritis dalam menilai video-video yang diunggah oleh anak-anak muda di media sosial.
'Coba deh cek untuk anak-anak, buka hashtag mental. Pasti banyak anak-anak yang bikin video kayak gitu. Jadi please jangan juga terlalu di-highlight bahwa anaknya Indy depresi. Nggak depresi atuh,' tegas Indy.
Pernyataan ini diharapkan dapat memperbaiki pandangan masyarakat terhadap konten media sosial dan menggugah kesadaran untuk tidak langsung mengaitkan karya kreatif dengan kondisi kesehatan mental.
Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: