BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 16:29 WIB

Sariawan Kronis: Apa Tanda dan Penyebabnya?

Sariawan Kronis: Apa Tanda dan Penyebabnya?Sariawan Kronis: Apa Tanda dan Penyebabnya?

Sariawan adalah infeksi jamur yang umum terjadi, sering dianggap sepele, namun kadangkala menunjukkan masalah kesehatan yang lebih serius. Ketika sariawan tidak kunjung sembuh, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkannya.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah

Berbagai elemen dapat memengaruhi kehadiran sariawan, mulai dari infeksi jamur hingga gangguan sistem imun. Artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai sariawan yang persisten beserta penyebabnya.

Definisi dan Gejala Sariawan

Sariawan, diidentifikasi sebagai kandidiasis oral, adalah infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Candida, yang biasanya tidak berbahaya. Infeksi ini umumnya muncul di mulut dan tenggorokan dan dapat memberikan gejala seperti bercak putih pada lidah, rasa sakit, serta kesulitan saat menelan.

Meskipun sariawan umumnya bisa sembuh dengan cepat, beberapa individu mengalami kasus yang persisten dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal ini terutama terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya penderita HIV/AIDS atau diabetes.

Penyebab Sariawan yang Berkelanjutan

Penggunaan antibiotik secara berlebihan adalah salah satu penyebab umum sariawan yang tidak kunjung sembuh. Penggunaan antibiotik dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota di mulut, menciptakan kesempatan bagi jamur Candida untuk berkembang.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda

Kondisi medis lain, seperti diabetes, turut berperan dalam terjadinya sariawan kronis. Kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat mendukung proliferasi jamur.

Selain itu, kekurangan nutrisi, terutama vitamin B12 dan zat besi, berkontribusi pada peningkatan risiko sariawan. Kebersihan yang buruk pada perangkat prostesis gigi juga dapat memicu infeksi ini.

Pendekatan Pengobatan untuk Sariawan

Manajemen sariawan biasanya melibatkan penggunaan obat antijamur, baik yang dioleskan secara topikal maupun yang diminum. Terapis akan menyesuaikan jenis obat berdasarkan tingkat keparahan dari infeksi yang dialami.

Menjaga kesehatan mulut dengan rutin menyikat gigi dan berkumur dengan larutan garam dapat membantu mencegah sariawan. Selain itu, membatasi konsumsi gula dan makanan manis menjadi salah satu langkah pencegahan yang efektif.

Jika sariawan terus berulang, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut agar dapat diidentifikasi apakah ada kondisi medis lain yang mendasari.

Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sariawan Kronis: Apa Tanda dan Penyebabnya?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!