BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 11:36 WIB

Solusi Terapi untuk Nyeri Sendi pada Usia Lanjut di Indonesia

Solusi Terapi untuk Nyeri Sendi pada Usia Lanjut di IndonesiaSolusi Terapi untuk Nyeri Sendi pada Usia Lanjut di Indonesia

Nyeri sendi adalah kendala umum yang dihadapi oleh banyak individu lanjut usia di Indonesia, yang dapat mengganggu kualitas hidup mereka secara signifikan. Penanganan yang tepat terhadap kondisi ini menjadi penting untuk mendukung kesehatan dan aktivitas sehari-hari mereka.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan

Berbagai pilihan pengobatan, baik medis maupun alternatif, tersedia untuk mengatasi nyeri sendi, dan pemahaman yang baik tentang opsi-opsi ini dapat memberikan manfaat bagi para lansia. Artikel ini akan mengupas penyebab, obat yang direkomendasikan, serta terapi alternatif yang dapat diakses untuk membantu mereka.

Penyebab Nyeri Sendi pada Lanjut Usia

Nyeri sendi pada individu lanjut usia dapat muncul akibat banyak faktor, dengan penyakit degeneratif seperti osteoartritis sebagai salah satu penyebab utama. Osteoartritis terjadi ketika kartilago yang melindungi sendi mulai menipis seiring bertambahnya usia.

Rheumatoid arthritis juga merupakan penyebab umum dan dapat menimbulkan peradangan pada sendi. Penyakit autoimun ini lebih sering dijumpai pada wanita dan seringkali membuat sendi terasa kaku serta nyeri.

Cedera atau trauma pada sendi juga sering terjadi pada lansia yang mengalami penurunan kekuatan otot, memperburuk rasa nyeri yang dialami. Hal ini terutama terlihat setelah melakukan aktivitas fisik.

Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan

Obat yang Dapat Digunakan

Untuk meredakan nyeri sendi, terdapat berbagai jenis obat yang dapat diakses, termasuk obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen. Obat-obat ini berfungsi untuk mengurangi rasa sakit serta peradangan.

Untuk kondisi yang lebih serius, analgesik seperti paracetamol dapat digunakan setelah berkonsultasi dengan tenaga medis. Dalam kasus nyeri yang ekstrem, dokter dapat meresepkan opioid sebagai pilihan terakhir.

Langkah penting yang harus diambil adalah berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mulai mengonsumsi obat-obatan tersebut, terutama bagi individu lanjut usia yang mungkin memiliki kondisi kesehatan lain.

Terapi Alternatif yang Disarankan

Terapi fisik adalah salah satu metode yang banyak dianjurkan untuk mengurangi nyeri sendi, di mana latihan fisik ringan dapat meningkatkan fleksibilitas serta kekuatan otot di sekitar area sendi. Teknik ini dapat membantu mengurangi ketegangan dan nyeri setelah aktivitas.

Selain itu, beberapa individu menemukan relief melalui terapi alternatif seperti akupunktur atau pijat. Penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat membantu mengurangi rasa sakit pada beberapa pasien.

Suplemen seperti glukosamin dan kondroitin juga semakin populer di kalangan lansia, meskipun efektivitasnya bervariasi di antara individu, tetapi banyak yang melaporkan perbaikan setelah penggunaan teratur.

Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Kesuksesan di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Solusi Terapi untuk Nyeri Sendi pada Usia Lanjut di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!