Mengatasi Nyeri Bahu Akibat Kebiasaan Duduk Lama Melalui Latihan Peregangan
Nyeri bahu menjadi masalah umum bagi banyak individu, khususnya mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer. Kondisi ini berpotensi mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Latihan peregangan secara rutin muncul sebagai salah satu solusi yang efektif. Metode ini tidak hanya membantu meredakan ketidaknyamanan tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan fleksibilitas otot.
Ketegangan pada otot bahu sering kali disebabkan oleh kebiasaan duduk dalam waktu lama. Posisi duduk yang tidak ergonomis dapat memperparah masalah ini.
Aktivitas sehari-hari seperti mengetik dan menggunakan mouse menuntut posisi bahu yang cenderung tidak nyaman, yang mengakibatkan ketegangan otot yang berkepanjangan.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa menyusutnya otot akibat kurang bergerak saat duduk dapat menjadi salah satu pemicu nyeri bahu. Otot bahu yang tegang akan mengalami kesulitan untuk relaksasi, menyebapkan rasa sakit yang tidak kunjung reda.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Salah satu latihan yang efektif adalah shoulder shrug, di mana individu mengangkat bahu ke atas selama beberapa detik, dan kemudian melepaskannya. Melakukan repetisi dari gerakan ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot bahu.
Latihan lain yang bermanfaat adalah neck stretch. Dalam melakukan gerakan ini, miringkan kepala ke satu sisi dan tahan selama 15 hingga 30 detik sebelum mengganti sisi. Latihan ini bertujuan untuk merelaksasi otot di sekitar leher dan bahu.
Doorway stretch juga merupakan latihan yang patut dicoba. Dengan berdiri di ambang pintu, letakkan kedua tangan di dinding, dan dorong tubuh ke depan untuk merenggangkan otot-otot bahu dan dada.
Disiplin untuk menjalankan rutinitas olahraga, termasuk latihan peregangan, sangat penting untuk mempertahankan kesehatan otot. Dengan cara ini, stres yang dialami oleh otot bahu dapat diminimalisir.
Usahakan untuk tidak membiarkan tubuh berada dalam posisi duduk terlalu lama tanpa jeda. Dianjurkan untuk berdiri atau bergerak setidaknya setiap satu jam guna mencegah nyeri yang dapat bertambah parah.
Menggabungkan latihan peregangan dengan aktivitas fisik lain seperti berjalan kaki atau bersepeda merupakan langkah ideal untuk menjaga kesehatan otot dalam jangka panjang.
Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: