BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 18:42 WIB

Strategi Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama Ramadan

Strategi Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama RamadanStrategi Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama Ramadan

Bulan Ramadan membawa berkah bagi umat Muslim, namun juga tantangan besar dalam menjaga kesehatan terutama berat badan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Untuk menghindari fluktuasi berat badan, diperlukan strategi yang efektif saat menjalani puasa.

Pengaturan Pola Makan yang Sehat

Pola makan yang teratur sangat penting untuk menjaga keseimbangan berat badan selama Ramadan. Pada saat berbuka, disarankan untuk memulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih, sebelum melanjutkan dengan hidangan yang lebih berat.

Mengatur porsi makanan juga krusial. Menghindari konsumsi berlebihan saat berbuka dan membagi makanan menjadi beberapa porsi kecil sepanjang malam dapat membantu mempertahankan berat badan.

Sebagian besar kalori sebaiknya berasal dari karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan roti gandum dapat memberikan energi yang lebih bertahan lama dibandingkan karbohidrat sederhana.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?

Kepentingan Hidrasi yang Cukup

Hidrasi yang adequate sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh selama bulan puasa. Dianjurkan untuk meminum cukup air antara waktu berbuka dan sahur, dengan jumlah minimal 8-10 gelas per hari.

Penting untuk menghindari minuman berkafein dan minuman manis, karena dapat memperburuk dehidrasi. Sebagai alternatif, air putih atau minuman herbal tanpa gula lebih disarankan.

Kombinasi buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka dan jeruk, sangat dianjurkan dalam menu berbuka untuk meningkatkan asupan cairan.

Aktivitas Fisik yang Disarankan

Perlu diingat bahwa aktivitas fisik tetap penting meski dalam kondisi berpuasa. Melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga pada sore hari sebelum berbuka adalah pilihan yang baik.

Hindari melakukan olahraga berat saat perut kosong, yang bisa mengakibatkan kelelahan dan dehidrasi. Melakukan aktivitas fisik setelah berbuka puasa juga bisa menjadi alternatif yang baik.

Menjaga jadwal rutin olahraga dapat membantu meningkatkan metabolisme dan kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Strategi Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!