BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 21:08 WIB

Prediksi Kanker Payudara Mengkhawatirkan: 3,5 Juta Kasus pada 2050

Prediksi Kanker Payudara Mengkhawatirkan: 3,5 Juta Kasus pada 2050Prediksi Kanker Payudara Mengkhawatirkan: 3,5 Juta Kasus pada 2050

Penelitian terbaru memprediksi kanker payudara akan menjadi penyebab utama diagnosis di kalangan perempuan, dengan jumlah kasus mencapai 3,5 juta pada tahun 2050.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Studi ini menyoroti perbedaan angka kematian antara negara berpendapatan tinggi dan rendah, menunjukkan kecenderungan meningkatnya kematian di negara-negara yang kurang mampu.

Tren Global Kanker Payudara

Berdasarkan laporan CNN, sekitar 2,3 juta perempuan di seluruh dunia terdiagnosis kanker payudara pada tahun 2023, mengakibatkan 764.000 kematian.

Kanker ini kini menyumbang hampir 25% dari total diagnosis kanker pada perempuan global. Penelitian yang diterbitkan di jurnal The Lancet Oncology memberikan peringatan mengenai keadaan kesehatan global di masa depan.

Di negara-negara berpendapatan tinggi, angka kematian akibat kanker payudara menunjukkan penurunan hampir 30% antara tahun 1990 hingga 2023, berkat investasi dalam program skrining dan pengobatan yang lebih baik.

Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan

Disparitas Angka Kematian

Sebaliknya, negara-negara berpendapatan rendah menunjukkan tren peningkatan jumlah kematian, di mana angka kematian akibat kanker payudara hampir dua kali lipat dalam periode yang sama. Diagnosis kanker payudara di negara-negara tersebut meningkat sekitar 147%.

Dr. Lisa Force, penulis senior studi, menyatakan, "Ada perbaikan dalam angka kematian seiring waktu di negara-negara berpendapatan tinggi, tetapi benar-benar terdapat ketimpangan dalam kemajuan dan peningkatan angka kematian di beberapa negara berpendapatan rendah."

Ketimpangan ini memperlihatkan tantangan serius bagi sistem kesehatan global dalam menyamaratakan akses terhadap pengobatan dan pencegahan.

Kondisi di Afrika Sub-Sahara

Di kawasan Afrika sub-Sahara, kondisi menjadi sangat mencemaskan, dengan angka kematian di kawasan ini lebih dari dua kali lipat rata-rata global, yaitu sekitar 35 kematian per 100.000 orang setiap tahunnya.

Dr. Kamal Menghrajani, seorang onkolog, menambahkan, "Hasil yang dialami seseorang akibat kanker bergantung pada negara tempat mereka tinggal. Dan seharusnya tidak demikian."

Peningkatan angka kematian di kawasan ini menandakan adanya tantangan besar dalam akses terhadap perawatan medis yang memadai dan menjadi perhatian utama bagi dunia kesehatan.

Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Kesuksesan di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prediksi Kanker Payudara Mengkhawatirkan: 3,5 Juta Kasus pada 2050

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!