Peningkatan Suhu di Jawa Tengah: Apa yang Memicu Fenomena Ini?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peningkatan suhu yang signifikan di berbagai daerah Jawa Tengah, terutama di Kabupaten Cilacap. Fenomena ini terjadi seiring dengan pergerakan semu matahari yang mendorong rasa panas di wilayah tersebut.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Ketua Tim Kerja BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang cerah dan minimnya awan memungkinkan sinar matahari langsung menyinari bumi dengan intensitas tinggi.
Pada 12 Maret 2026, suhu maksimal di Cilacap tercatat mencapai 32,6 derajat Celsius, yang masih dalam kategori normal dibandingkan dengan rata-rata suhu klimatologi selama 30 tahun terakhir.
Teguh Wardoyo menambahkan bahwa suhu maksimum di wilayah ini pernah mencapai 35,3 derajat Celsius pada tahun 2012. Dia menyatakan, "Suhu udara yang terjadi saat ini masih di kisaran 33 derajat Celsius," yang menunjukkan stabilitas cuaca di kawasan tersebut.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan
BMKG memprediksi bahwa suhu udara di Cilacap dapat mengalami peningkatan seiring dengan pergerakan semu matahari. Saat ini, angin di wilayah tersebut didominasi oleh arah barat dengan kecepatan antara 5-30 kilometer per jam.
Hingga 12 Maret 2026, terdapat tujuh hari dengan hujan ringan hingga sedang. Namun, diperkirakan bahwa cuaca akan cenderung cerah hingga berawan dalam waktu dekat, dengan suhu maksimum mencapai 33 derajat Celsius.
Khususnya di bulan Maret, curah hujan di Cilacap bagian tengah, timur, dan selatan diperkirakan berkisar antara 151 hingga 300 milimeter per bulan, sementara bagian barat diprediksi memiliki curah hujan antara 301 hingga 400 milimeter.
Walaupun saat ini belum ada tanda-tanda jelas transisi dari musim hujan ke musim kemarau, Teguh menyatakan bahwa beberapa wilayah Indonesia, termasuk Pulau Jawa, mungkin akan mengalami awal musim kemarau pada bulan April 2026.
Dia menegaskan, "Belum ada tanda-tanda, tapi kelihatannya segera masuk transisi pada dasarian ketiga bulan Maret," menandakan bahwa masyarakat perlu mempersiapkan diri menghadapi perubahaan cuaca yang akan datang.
Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: