BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 14:43 WIB

Imunisasi Terpuruk, Kasus Campak Meningkat di Indonesia

Imunisasi Terpuruk, Kasus Campak Meningkat di IndonesiaImunisasi Terpuruk, Kasus Campak Meningkat di Indonesia

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengonfirmasi bahwa keraguan terhadap imunisasi menjadi penyebab utama meningkatnya kasus campak di Tanah Air. Penurunan drastis cakupan imunisasi dapat memicu wabah penyakit menular ini.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting Dalam Meningkatkan Pengetahuan Finansial

Agar penularan campak bisa dicegah, cakupan vaksinasi harus mencapai lebih dari 95 persen. Sayangnya, saat ini cakupan imunisasi di Indonesia berada di angka yang jauh di bawah target tersebut.

Data Imunisasi di Indonesia

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, cakupan imunisasi di Indonesia pada tahun 2025 tercatat hanya mencapai 68,6 persen per 14 Desember. Angka ini menunjukkan penurunan drastis dari capaian 87,7 persen pada tahun 2024.

Penurunan yang tajam ini menunjukkan tantangan besar dalam mencapai target vaksinasi yang diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit berbahaya ini. Menurut Piprim, "Campak itu, kan, cakupan [vaksinasinya] harus tinggi, harus di atas 95 persen dan itu pernah kita capai."

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah

Daerah Rawan Kasus Campak

Piprim mencatat ada beberapa daerah di Indonesia dengan cakupan imunisasi yang masih rendah, sehingga menjadi titik rawan munculnya kasus campak. Wilayah tersebut termasuk Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan sejumlah daerah di Jawa Timur.

"Yang sepanjang pengetahuan saya itu ada daerah-daerah yang memang cakupan MR-nya rendah terus... Kita bayangkan ya. Jadi betul-betul ini sangat memprihatinkan," ungkapnya mengenai rendahnya cakupan vaksinasi di daerah-daerah tersebut.

Pentingnya Vaksinasi

Campak adalah penyakit infeksi yang sangat menular dan dapat dicegah melalui vaksinasi. Piprim menekankan pentingnya vaksinasi dengan menyatakan, "Untuk sesuatu yang sebetulnya bisa dicegah, vaksinnya ada, buatan Biofarma dan gratis di puskesmas. Tapi masyarakat masih ragu-ragu untuk menggunakannya."

Kesadaran masyarakat tentang manfaat vaksinasi sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Piprim mengajak semua pihak agar berkolaborasi dalam meningkatkan cakupan imunisasi agar anak-anak terlindungi dari dampak buruk campak.

Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Imunisasi Terpuruk, Kasus Campak Meningkat di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!