Mengatur keuangan adalah keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki oleh generasi milenial dan Gen Z di era modern ini. Dengan meningkatnya biaya hidup dan persaingan yang ketat di pasar kerja, pengelolaan keuangan yang baik menjadi sebuah keharusan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Keberhasilan finansial tidak semata-mata tergantung pada pendapatan, melainkan juga pada kemampuan menyusun anggaran dan mengelola pengeluaran. Oleh karena itu, mempelajari teknik-teknik pengaturan keuangan yang efektif menjadi sangat penting bagi dua generasi ini.
Menyusun Anggaran yang Realistis
Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah menyusun anggaran yang realistis. Anggaran ini perlu memperhitungkan semua pengeluaran, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga tabungan.
Salah satu metode yang banyak diterapkan adalah 50/30/20, yang membagi pendapatan menjadi 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau pembayaran utang.
Dengan adanya anggaran yang jelas, generasi milenial dan Gen Z dapat lebih mudah mengontrol pengeluaran serta menentukan prioritas finansial, sehingga dapat menghindari potensi krisis keuangan di masa depan.
Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Memilih Investasi yang Tepat
Investasi merupakan strategi yang sangat penting dalam menumbuhkan kekayaan. Oleh karena itu, milenial dan Gen Z perlu memahami berbagai pilihan investasi yang ada, termasuk saham, obligasi, serta reksa dana.
Sebelum mengambil keputusan investasi, penting untuk melakukan riset yang mendalam. Memahami risiko dan potensi pengembalian dari setiap jenis investasi dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih matang.
Sebagai contoh, pemerintah Indonesia juga menawarkan berbagai jenis investasi yang relatif aman, seperti sukuk negara, yang bisa menjadi pilihan menarik bagi generasi muda.
Mengelola Utang dengan Bijak
Mengelola utang merupakan aspek yang sangat krusial agar milenial dan Gen Z tidak terjebak dalam masalah finansial. Utang seharusnya dilihat sebagai alat yang bisa membantu dalam melakukan pembelian besar, namun harus dikelola dengan baik.
Generasi ini disarankan untuk menghindari utang konsumtif dan lebih memprioritaskan utang produktif yang mendatangkan manfaat. Dalam merencanakan utang, penting untuk memiliki rencana pembayaran yang jelas dan menetapkan batas maksimum utang.
Pembayaran utang tepat waktu juga sangat membantu dalam menjaga reputasi kredit, yang menjadi sangat penting saat membutuhkan pinjaman di masa mendatang.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: