Industri teknologi kesehatan saat ini mengalami kemajuan yang pesat, terutama dalam pengembangan perangkat wearable yang memantau kondisi tubuh secara real-time.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?
Perusahaan-perusahaan besar seperti Apple dan Fitbit kini bersaing dengan start-up biohacking untuk menciptakan solusi inovatif dalam pengumpulan dan analisis data kesehatan.
Perkembangan Teknologi Wearables
Teknologi wearable telah berevolusi dari alat pengukur sederhana menjadi perangkat canggih yang mampu memantau berbagai aspek kesehatan, termasuk detak jantung, tingkat stres, dan aktivitas fisik.
Menurut laporan dari perusahaan riset, pasar wearable global diperkirakan mencapai nilai USD 62.82 miliar pada tahun 2025, menandakan meningkatnya permintaan konsumen terhadap perangkat ini.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemantauan kesehatan yang lebih baik dan mudah diakses.
Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini
Peran Besar Perusahaan Terkenal
Apple dan Fitbit telah menjadi pelopor dalam industri wearable, menawarkan produk yang memiliki fitur lengkap untuk analisis kesehatan.
Apple Watch, misalnya, tidak hanya berfungsi sebagai jam tangan pintar, tetapi juga dilengkapi dengan sensor untuk EKG dan pelacakan tingkat oksigen dalam darah.
Sementara itu, Fitbit menyediakan berbagai model dengan fokus utama pada kebugaran, termasuk pengukuran aktivitas sehari-hari, tidur, dan konsistensi olahraga.
Inovasi dari Start-up Biohacking
Tanggal yang sama, semakin banyak start-up biohacking muncul, berupaya menghadirkan solusi alternatif untuk memanfaatkan data kesehatan.
Start-up ini sering kali memfokuskan pada pengembangan algoritma canggih dan aplikasi, memberikan saran yang lebih personal bagi pengguna.
Contoh nyatanya adalah Oura Ring, yang menggunakan teknologi canggih untuk memantau kesehatan pengguna dan memberikan analisis tidur yang mendalam serta rekomendasi kebugaran.
Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: