Andre Taulany resmi mengajukan perceraian dari Erin Wartia Trigina, dengan alasan utama ketidakberdayaan merasakan cinta lagi. Kuasa hukum Andre, Galih Rakasiwi, menyatakan bahwa keputusan ini telah dipikirkan secara matang oleh kliennya.
Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Meskipun Erin berusaha mempertahankan hubungan, Andre tegas pada pendiriannya bahwa hubungan mereka tidak dapat dilanjutkan. Menurut Galih, Andre telah menyampaikan keinginannya untuk bercerai secara berulang.
Keputusan Andre untuk Berpisah
Pengajuan perceraian ini dilakukan pada Rabu, 15 Oktober 2025, setelah Andre mengungkapkan ketidakmampuan untuk melanjutkan hubungan yang sudah terjalin selama lebih dari 10 tahun. Galih Rakasiwi mengindikasikan bahwa keinginan Andre untuk bercerai sudah disampaikan dalam bentuk lisan dan tertulis.
Ia menjelaskan, "Ya namanya sudah tidak, tidak mau lagi bagaimana?" Ini menunjukkan bahwa Andre telah mempertimbangkan keputusan ini secara serius dan berkomitmen atas hasil akhir dari perceraian ini.
Proses perceraian ini menjadi lebih serius dengan pengajuan permohonan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa, meskipun dihadapkan pada penolakan sebelumnya. Galih menegaskan bahwa keputusan kali ini bersifat final dan tidak dapat diubah.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
Menghindari Melibatkan Anak-anak
Salah satu langkah signifikan yang diambil oleh Andre adalah berupaya untuk tidak melibatkan anak-anak dalam proses perceraian ini. Ia merasa bahwa anak-anak sudah cukup dewasa untuk memahami situasi dan menentukan pilihan mereka sendiri.
Galih menyarankan, "Ya, justru tadi kan saya bilang, jadi anak-anak juga kalau tadi nanya anak, anak butuh kepastian." Hal ini menunjukkan perhatian Andre pada kesejahteraan psikologis anak-anak di tengah situasi sulit ini.
Andre bertekad untuk memberikan kepastian dan menghindari ketidakpastian yang dapat berpengaruh negatif kepada mereka. Galih berharap Erin juga akan hadir dalam sidang mediasi selanjutnya untuk membaju penyelesaian ini.
Sejarah Perceraian yang Rumit
Pengajuan perceraian bukanlah hal yang baru bagi Andre Taulany. Upaya pertama dilakukan pada April 2024, namun permohonan tersebut ditolak oleh majelis hakim karena alasan yang dianggap tidak cukup kuat.
Meskipun Andre telah mencoba melakukan upaya hukum banding pada September 2024, seluruh usaha tersebut berakhir sia-sia, yang menunjukkan betapa rumitnya jalur hukum yang harus dilalui.
Akhirnya, pada September 2025, Andre mengalihkan permohonan perceraian ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan setelah serangkaian penolakan di pengadilan lain. Ini menegaskan kompleksitas dan waktu yang dibutuhkan dalam proses perpisahan ini.
Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: