Mojokerto, kota di Indonesia, baru-baru ini mencatatkan diri sebagai kota terpanas di dunia dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius, menurut laporan AQI real-time.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah
Suhu ini melebihi beberapa kota lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk kota-kota di Australia dan Taiwan.
Penyebab Cuaca Panas di Mojokerto
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, menyatakan bahwa penyebab cuaca panas ini adalah pergeseran posisi matahari ke selatan.
Fenomena ini mengurangi pertumbuhan awan hujan, sehingga sinar matahari langsung menambah tingkat panas di Mojokerto.
Guswanto menambahkan, 'Dan ini juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan itu juga sudah jarang di wilayah selatan. Sehingga inilah yang terasa panas, tidak ada awan yang menutup sinar matahari langsung.'
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan
Rekaman Suhu Tertinggi di Dunia
Berdasarkan laporan AQI yang diterima pada Rabu, 15 Oktober 2025 pukul 01:03, Mojokerto tercatat dengan suhu 37 derajat Celsius.
Di posisi kedua, terdapat kota Katherine dan Mount Isa di Australia, keduanya dengan suhu 36 derajat Celsius, serta Bade di Taiwan yang juga mencatatkan suhu yang sama.
Daftar sepuluh kota terpanas dunia menunjukkan dominasi kota-kota dari Taiwan, mencerminkan kondisi atmosfer serupa.
Daftar Kota Terpanas Menurut AQI
Pada tanggal 15 Oktober 2025, sepuluh kota terpanas di dunia menurut AQI adalah: 1) Mojokerto, Indonesia - 37 °C; 2) Katherine, Australia - 36 °C; 3) Mount Isa, Australia - 36 °C; 4) Bade, Taiwan - 36 °C; 5) Zhongli, Taiwan - 36 °C; 6) Taoyuan District, Taiwan - 36 °C; 7) Pingzhen, Taiwan - 36 °C; 8) Yangmei, Taiwan - 36 °C; 9) Hsinchu, Taiwan - 36 °C; 10) Martapura, Indonesia - 35 °C.
Setiap kota yang disebutkan dalam laporan berada dalam status 'Hot (panas)', menandakan kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi.
Dua kota Indonesia, terutama Mojokerto dan Martapura, mencerminkan tantangan iklim yang semakin meningkat di wilayah tersebut.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: