Gaslighting adalah bentuk manipulasi emosional yang dapat menghancurkan kepercayaan diri individu dan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Praktik ini sering disamarkan dalam interaksi sehari-hari, sehingga banyak yang tidak menyadari dampak negatif yang ditimbulkannya.
Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Dalam konteks yang lebih luas, gaslighting tidak hanya terjadi dalam hubungan pribadi tetapi juga dalam lingkungan profesional. Hal ini menjadikan pemahaman mengenai gaslighting penting untuk menjaga kesehatan mental dan integritas hubungan sosial.
Apa Itu Gaslighting?
Gaslighting berasal dari judul film tahun 1944, 'Gaslight', di mana seorang suami berusaha membuat istrinya meragukan kenyataan. Dalam konteks sehari-hari, gaslighting bukan hanya terjadi dalam hubungan romantis, tetapi juga dapat ditemukan di tempat kerja, pertemanan, atau keluarga.
Praktik gaslighting sering kali dimulai dengan komentar kecil yang meragukan kemampuan atau kenyataan seseorang. Misalnya, jika seseorang memberi tahu temannya bahwa ia tidak baik dalam sebuah proyek, ini bisa dianggap sebagai bentuk gaslighting jika ditindaklanjuti dengan pernyataan seperti, 'Kamu terlalu sensitif, itu hanya bercanda.'
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Mendukung Performa Latihan
Tanda-Tanda Gaslighting
Salah satu tanda gaslighting adalah kesulitan seseorang dalam mempercayai dirinya sendiri. Mereka sering kali merasa bingung atau khawatir berlebihan mengenai bagaimana perasaan mereka tentang suatu situasi.
Selain itu, pelaku gaslighting sering kali mengubah cerita atau fakta untuk mengacaukan pikiran korban. Contohnya, mereka bisa mengklaim bahwa peristiwa yang terjadi tidak pernah terjadi atau mereka tidak pernah mengatakan sesuatu yang menyakitkan.
Dampak Psikologis Gaslighting
Dampak psikis dari gaslighting bisa sangat serius dan berpotensi merusak kepercayaan diri seseorang. Banyak korban mengalami gejala kecemasan, depresi, dan bahkan PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) akibat dari perlakuan ini.
Korban gaslighting juga berisiko mengalami isolasi sosial. Mereka mungkin merasa sulit untuk mempercayai orang lain atau berbagi pengalaman mereka, sehingga terjebak dalam siklus yang menguatkan manipulasi pelaku.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: