Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 15:16 WIB

Skoliosis: Mengenal Penyakit Tulang Belakang yang Berdampak Serius

Author

Skoliosis: Mengenal Penyakit Tulang Belakang yang Berdampak Serius

Skoliosis adalah kondisi medis di mana tulang belakang melengkung secara abnormal, menciptakan bentuk 'S' atau 'C'. Meskipun sering kali tidak terasa, skoliosis dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan

Kondisi ini dapat muncul pada berbagai usia, tetapi paling umum terjadi pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jika tidak ditangani dengan tepat.

Apa Itu Skoliosis?

Skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang ditandai dengan lengkungan tulang belakang ke samping. Biasanya, tulang belakang seharusnya lurus ketika dilihat dari belakang, namun pada penderita skoliosis, ada lengkungan yang menciptakan bentuk 'S' atau 'C'.

Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, sekitar 2-3% dari populasi mengalami skoliosis. Kondisi ini dapat muncul pada berbagai usia, tetapi paling umum terlihat pada anak-anak yang berada dalam masa pertumbuhan.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kulit: Apa yang Perlu Diketahui

Penyebab dan Gejala Skoliosis

Beberapa penyebab skoliosis meliputi faktor genetik, adanya kondisi medis tertentu, atau bisa juga terjadi tanpa penyebab yang jelas, yang dikenal sebagai skoliosis idiopatik. Anak-anak dengan riwayat keluarga skoliosis memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi ini.

Gejala awal skoliosis dapat berupa ketidakseimbangan bahu atau pinggul, serta perubahan posisi tubuh, seperti miring atau membungkuk. Dalam banyak kasus, gejala ini tidak disadari oleh orang tua hingga anak mencapai usia remaja.

Penanganan Skoliosis

Penanganan skoliosis bergantung pada tingkat keparahan kelainan dan usia pasien. Untuk kasus yang tergolong ringan, pengawasan berkala oleh dokter spesialis biasanya sudah cukup.

Namun, jika skoliosis tergolong parah, dokter mungkin merekomendasikan penggunaan brace atau bahkan tindakan pembedahan. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk deteksi dini, karena seperti yang dikemukakan oleh Dokter Spesialis Ortopedi di Jakarta, 'Deteksi awal dapat membantu mengurangi risiko komplikasi di kemudian hari.'

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU