Kekeyi Putri Cantikka, atau lebih dikenal dengan nama Kekeyi, mengungkapkan keterpurukannya setelah fotonya diejek dalam konteks kematian tragis seorang mahasiswa Universitas Udayana berinisial TAS yang diduga bunuh diri.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8 Menyusul Hujaan di Media Sosial
Dia menyatakan bahwa peristiwa ini berdampak besar pada kesehatan mentalnya, mengingat keterkaitannya dengan perundungan tersebut.
Reaksi Kekeyi Terhadap Kasus Perundungan
Dalam bincang-bincang di program Brownies yang tayang di Trans TV, Kekeyi tampak begitu emosional saat menjelaskan perasaannya yang mendalam terkait perundungan yang mengaitkan namanya.
Ia mengungkapkan, 'Awalnya aku kayak yaudah, tapi lama-lama kepikiran banget. Jujur, dua tahun ini aku udah nggak pernah baca media sosial karena takut.' Pernyataan ini menunjukkan betapa dalamnya dampak psikologis yang dia alami akibat tindakan bullying.
Situasi ini tidak hanya mengguncang mental Kekeyi, tetapi juga menarik perhatian publik mengenai pentingnya menghentikan perundungan, yang kini semakin marak terjadi di kalangan anak muda.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Perundungan dan Tindak Pidana yang Mengikutinya
Universitas Udayana telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi pendidikan kepada mahasiswa yang terlibat dalam perundungan, termasuk pengurangan nilai soft skill selama satu semester.
Meskipun sanksi tersebut diterapkan, kasus ini terus diperbincangkan di media sosial, menunjukkan ketidakpuasan masyarakat akan penanganan perundungan di kampus.
Netizen mengingatkan akan pentingnya menciptakan lingkungan akademis yang bebas dari bullying, menyoroti kebutuhan mendesak untuk mendidik mahasiswa tentang etika dan empati.
Pesan Kekeyi untuk Masyarakat
Kekeyi berharap semua pihak dapat belajar dari kasus ini dan mengingatkan tentang dampak serius dari perundungan. Ia menyatakan, 'Buat kalian semua, pesanku, jangan pernah ada kasus bullying. Karena kalau kita dibully itu sakit banget.'
Kekeyi juga mengajak setiap individu untuk introspeksi sebelum mengambil tindakan yang dapat menyakiti orang lain, menekankan bahwa bullying bukan hanya masalah sosial, tetapi juga dapat dihadapi dengan konsekuensi hukum.
Dengan pernyataannya, dia berupaya meningkatkan kesadaran publik akan dampak dari perilaku bullying, dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap satu sama lain.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: