Masyarakat Indonesia kini tengah mempertimbangkan penggunaan etanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) yang direncanakan mulai diterapkan pada 2027.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
Harga etanol murni dengan konsentrasi 100 persen diperkirakan berada di angka Rp 16 ribu per liter.
Harga dan Karakteristik Etanol
Etanol merupakan senyawa yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif dengan karakteristik menarik. Menurut Profesor Ronny Purwadi dari Institut Teknologi Bandung, etanol anhydrous bersifat hampir murni dengan kandungan air minimal 0,5 persen.
Penerapan etanol sebagai bahan bakar dapat berdampak pada biaya yang ditanggung masyarakat. Contohnya, bila etanol dicampur hingga 10 persen ke dalam BBM (E10), ada tambahan biaya sekitar Rp 1.600 per liter dari harga etanol murni.
Secara kasar, jika harga etanol E100 adalah Rp 16.000 per liter, biaya tambahan tersebut dinilai tidak terlalu signifikan, tetapi dapat terasa jika digunakan dalam jumlah besar.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dukungan Pemerintah terhadap Penggunaan Etanol
Pemerintah Indonesia berencana menerapkan penggunaan etanol sebesar 10 persen (E10) mulai tahun 2027. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa penerapan kebijakan ini masih dalam tahap kajian.
Kesiapan pabrik etanol dalam negeri diperlukan sebelum kebijakan ini diterapkan, dan Bahlil menegaskan pentingnya mendorong produksi etanol domestik untuk mengurangi ketergantungan pada impor bensin yang mencapai 27 juta ton per tahun.
Strategi ini dianggap krusial untuk mencapai kemandirian energi, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta mendukung penggunaan sumber energi terbarukan.
Manfaat dan Tantangan Etanol sebagai Bahan Bakar
Penggunaan etanol sebagai campuran BBM bukan hanya alternatif sumber energi, tetapi juga berpotensi untuk mengurangi emisi karbon. Langkah ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan mencapai target energi terbarukan.
Namun, tantangan yang dihadapi termasuk kesiapan industri dan infrastruktur terkait. Masyarakat dan pelaku industri diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan ini, sementara pemerintah perlu memastikan pasokan dan distribusi etanol berjalan lancar.
Uji coba kebijakan ini juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas dan dampaknya terhadap harga serta ketersediaan BBM di seluruh Indonesia. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan tantangan ini dapat teratasi untuk menciptakan sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: