Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 16:21 WIB

Panduan Lari Sehat untuk Masyarakat Indonesia: Berapa Sering yang Ideal?

Author

Panduan Lari Sehat untuk Masyarakat Indonesia: Berapa Sering yang Ideal?

Lari adalah salah satu bentuk olahraga yang sangat populer di Indonesia. Namun, banyak orang masih bertanya berapa kali sebaiknya mereka melakukan aktivitas ini dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru

Dokter spesialis kesehatan olahraga memberikan panduan yang jelas mengenai frekuensi lari yang ideal. Rekomendasi tersebut berlandaskan pada penelitian dan pengalaman klinis dalam meningkatkan kesehatan fisik tanpa mengorbankan keselamatan.

Manfaat Lari untuk Kesehatan

Lari dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Aktivitas ini dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular, membantu menurunkan berat badan, serta mengurangi risiko penyakit kronis.

Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan, individu yang rutin berlari setidaknya 30 menit beberapa kali dalam seminggu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesehatan jantung. Selain itu, lari juga telah terbukti meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Frekuensi Ideal dalam Seminggu

Berdasarkan rekomendasi dari dokter spesialis, lari sebaiknya dilakukan 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Frekuensi ini diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal tanpa meningkatkan risiko cedera.

Penting untuk dicatat bahwa durasi dan intensitas lari juga harus disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu. Beberapa orang mungkin perlu memulai dengan durasi yang lebih singkat dan secara bertahap meningkatkannya seiring waktu.

Pertimbangan Sebelum Berlari

Sebelum memulai rutinitas lari, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Kendala seperti usia, riwayat kesehatan, dan jenis kebugaran individu harus diperhatikan agar tidak terjadi cedera.

Dokter mengingatkan agar pelari pemula melakukan pemanasan yang cukup sebelum lari. Selain itu, mereka disarankan untuk menggunakan sepatu yang sesuai agar mendukung gerakan dengan baik.

Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU