Honeymoon cystitis, infeksi saluran kemih yang kerap dialami wanita setelah berhubungan seksual, telah menjadi topik viral di media sosial. Banyak individu membagikan kisah mereka sepekan usai menikah, mengungkapkan dampak dari kondisi ini.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Fenomena ini mengangkat kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kesehatan reproduksi, terutama di antara pasangan baru menikah. Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara mendalam mengenai penyebab, peran kebersihan, dan saran menjaga kesehatan reproduksi.
Definisi dan Penyebab Honeymoon Cystitis
Honeymoon cystitis terjadi ketika bakteri dari vagina memasuki saluran kencing selama hubungan seksual. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap kebersihan area genital sebelum dan setelah melakukan aktivitas seksual.
Menurut dr. Dinda Derdameisya, SpOG, aktivitas seksual yang meningkat dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi ini, karena letak anatomi lubang kencing yang dekat dengan vagina.
Walau begitu, ia menegaskan bahwa kebersihan adalah faktor kunci; aktivitas seksual yang meningkat hanya berkontribusi apabila kesehatan daerah genital tidak dijaga mengingat potensi bakteri yang ada.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh
Peranan Kebersihan Dalam Mencegah Infeksi
Dokter Yassin Yanuar Mohammad, SpOG, mengemukakan bahwa cairan sperma yang ditinggalkan setelah berhubungan seksual dapat menarik bakteri jika tidak segera dibersihkan.
Ia menjelaskan bahwa 'cairan sperma sendiri mengandung nutrisi yang dapat mengundang bakteri apabila dibiarkan terlalu lama'.
Lebih lanjut, perempuan disarankan untuk segera membersihkan area vagina setelah berhubungan seksual dan memastikan kebersihan sebelum beraktivitas seksual.
Saran untuk Menjaga Kesehatan Reproduksi
Darn Dinda merekomendasikan agar perempuan mandi sebelum berhubungan seksual guna memastikan kebersihan. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan produk yang tepat saat membersihkan area genital.
Penggunaan sabun khusus vagina bisa dipertimbangkan, meskipun dr. Yassin mengingatkan untuk tidak menggunakan sabun secara berlebihan, karena bisa mengubah keasaman vagina.
Konsultasi dengan dokter sebelum mencoba produk kebersihan baru juga sangat dianjurkan untuk menghindari potensi iritasi yang dapat memperburuk kondisi.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta kepada Indonesia Meski Alami Insiden Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: