Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 13:44 WIB

Emboli Paru: Penyebab, Gejala, dan Penanganan yang Perlu Diketahui

Author

Emboli Paru: Penyebab, Gejala, dan Penanganan yang Perlu Diketahui

Emboli paru adalah kondisi serius yang terjadi ketika pembuluh darah di paru-paru tersumbat oleh gumpalan darah, yang berpotensi mengancam nyawa dan memerlukan penanganan segera.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Penjarahan

Penting bagi masyarakat untuk memahami gejala dan faktor risiko terkait emboli paru untuk meminimalisir ancaman terhadap kesehatan.

Apa itu Emboli Paru?

Emboli paru terjadi ketika arteri paru terkena sumbatan, biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang dapat menjalar melalui aliran darah dari bagian tubuh lainnya.

Gumpalan ini dapat menghalangi suplai oksigen ke paru-paru, mempengaruhi fungsi pernapasan, dan dalam kasus yang lebih parah, dapat menyebabkan kematian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa emboli paru dapat dikategorikan berdasarkan ukuran dan sumber gumpalan, termasuk darah, lemak, atau udara yang tidak seharusnya ada dalam aliran darah.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab utama dari emboli paru adalah trombosis vena dalam (DVT), di mana gumpalan terbentuk di vena dalam di kaki dan dapat terlepas menuju paru-paru.

Faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terjadinya DVT termasuk imobilitas yang berkepanjangan, seperti saat bepergian jauh atau setelah melakukan operasi.

Berdasarkan penelitian, kelebihan berat badan dan merokok juga berkontribusi terhadap risiko ini, serta individu dengan riwayat masalah pembekuan darah, penyakit jantung, atau kanker.

Gejala dan Penanganan

Gejala emboli paru biasanya muncul tiba-tiba dan bervariasi dari ringan hingga berat, dengan keluhan umum seperti sesak napas, nyeri dada, atau batuk berdarah.

Ketika gejala ini muncul, penting untuk segera mencari pertolongan medis, karena penanganan awal sangat diperlukan untuk mengurangi kemungkinan komplikasi yang lebih serius.

Diagnostik dilakukan melalui pemeriksaan seperti CT scan atau ultrasonografi, diikuti dengan penanganan yang dapat meliputi pemberian obat pengencer darah atau prosedur bedah untuk menghilangkan gumpalan yang berbahaya.

Baca juga: Destinasi Terbaik untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU