Penemuan mikroplastik dalam air hujan di Jakarta mengindikasikan tingkat polusi plastik yang semakin mengkhawatirkan di ibukota Indonesia.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), partikel plastik ini berasal dari berbagai sumber dan telah menjadi bagian dari siklus atmosfer.
Karakteristik Mikroplastik dan Sumber Paparannya
Mikroplastik adalah partikel plastik yang berukuran kurang dari lima milimeter hingga satu mikrometer. Partikel ini sulit terurai dan dapat bertahan lama di lingkungan, menjadikannya ancaman serius.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa mikroplastik terangkat dari darat atau laut ke atmosfer dan kemudian turun kembali bersama hujan. Ia menekankan, 'Fenomena ini perlu diwaspadai, bukan ditakuti. Ini sinyal bahwa partikel plastik sudah tersebar sangat luas di sekitar kita.'
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan
Jalur Utama Paparan Mikroplastik bagi Manusia
Aji Muhawarman menjelaskan bahwa manusia dapat terpapar mikroplastik melalui dua jalur utama. Jalur pertama meliputi makanan dan minuman, seperti garam, seafood, dan air minum dalam kemasan.
Jalur kedua terkait dengan udara, di mana debu perkotaan dan serat sintetis dari pakaian dapat terhirup. Penelitian menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap mikroplastik berisiko memicu peradangan jaringan tubuh dan dapat mengganggu kesehatan.
Langkah Pencegahan untuk Mengurangi Paparan
Meski tidak ada bukti kuat yang mengaitkan mikroplastik dengan penyakit tertentu, Aji menekankan pentingnya langkah pencegahan. Ia menyarankan masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menjaga kebersihan rumah.
Masyarakat juga disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada kondisi udara kering atau setelah hujan. Selain itu, membawa botol minum isi ulang dan tas belanja non-plastik dianggap penting untuk pencegahan lebih lanjut terhadap pembentukan mikroplastik.
Baca juga: Destinasi Terbaik untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: