Rasa sakit pada otot setelah berolahraga adalah reaksi fisiologis yang umum, menunjukkan bahwa otot telah mengalami tantangan yang signifikan.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
Penyebab utama dari fenomena ini meliputi kerusakan mikro pada otot dan akumulasi asam laktat saat beraktivitas fisik.
Penyebab Utama Rasa Sakit Otot
Rasa sakit pada otot setelah berolahraga umumnya akibat dua faktor: micro-tears pada otot dan akumulasi asam laktat. Ketika melakukan latihan fisik yang intens, otot mengalami kerusakan kecil yang dikenal sebagai micro-tears.
Akumulasi asam laktat terjadi ketika otot berkontraksi tanpa suplai oksigen yang cukup. Proses ini menghasilkan rasa tidak nyaman yang sering disebut sebagai nyeri otot.
Selama proses pemulihan, tubuh akan memperbaiki micro-tears dan membangun otot yang lebih kuat. Hal ini merupakan bagian integral dari adaptasi tubuh terhadap latihan yang dilakukan.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?
Jenis-jenis Rasa Sakit Otot
Ada dua jenis utama rasa sakit otot yang mungkin dialami setelah berolahraga: DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) dan nyeri akut. DOMS biasanya muncul 24 hingga 48 jam setelah latihan dan terkait langsung dengan micro-tears pada otot.
Sebaliknya, nyeri akut dirasakan selama atau segera setelah periode latihan. Penyebabnya bisa terkait dengan kelelahan otot atau cedera yang terjadi saat aktivitas.
Memahami perbedaan antara kedua jenis rasa sakit ini sangat penting. Jika rasa sakit tersebut berkelanjutan atau sangat hebat, hal itu mungkin merupakan indikasi adanya cedera yang lebih serius.
Cara Mengurangi Rasa Sakit Otot
Untuk mengurangi rasa sakit setelah berolahraga, pemanasan sebelum latihan dan pendinginan setelah selesai adalah langkah yang krusial. Aktivitas ini membantu mengurangi risiko cedera dan nyeri otot.
Konsumsi cairan yang memadai dan nutrisi yang seimbang juga esensial dalam mendukung pemulihan otot. Makanan kaya protein memiliki peran penting dalam memperbaiki kerusakan otot.
Teknik pemijat olah tubuh atau penggunaan kompres dingin bisa menjadi metode tambahan yang efektif dalam meredakan nyeri otot. Memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih memungkinkan otot kembali ke kondisi optimal.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: