Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 14:50 WIB

Mata Juling: Pemahaman, Diagnosa, dan Koreksi Medis

Author

Mata Juling: Pemahaman, Diagnosa, dan Koreksi Medis

Mata juling atau strabismus adalah kondisi medis di mana kedua mata tidak sejajar, yang berdampak pada penglihatan serta penampilan individu. Masalah ini umum terjadi di masyarakat dan dapat muncul sejak lahir atau berkembang seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Denza D9: MPV Mewah dengan Teknologi Canggih Meluncur di China

Berbagai faktor, termasuk genetika dan masalah penglihatan lainnya, dapat memicu kondisi ini. Namun, terdapat beragam metode medis yang efektif untuk mengoreksi mata juling.

Penyebab Mata Juling

Mata juling dapat disebabkan oleh disfungsi otot mata, di mana enam otot yang mengendalikan gerakan mata tidak bekerja secara berimbang. Ketika salah satu otot lebih lemah daripada yang lain, mata akan bergerak tidak sejajar.

Faktor genetik memainkan peranan penting dalam kemungkinan terjadinya strabismus. Ketika ada riwayat keluarga dengan kondisi serupa, anak-anak cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami mata juling.

Selain faktor-faktor tersebut, gangguan kesehatan seperti diabetes atau masalah pada saraf juga dapat memicu timbulnya mata juling. Beberapa individu mungkin baru menyadari adanya kondisi ini pada usia dewasa, sehingga menjadikannya sulit diidentifikasi lebih awal.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan

Diagnosa dan Pengujian

Untuk mendiagnosa mata juling, dokter biasanya melakukan pemeriksaan mata yang menyeluruh. Dalam proses ini, dokter akan menilai sejauh mana ketidakselarasan mata serta jenis strabismus yang dialami.

Pengujian penglihatan juga dilakukan untuk mendeteksi masalah lain yang berkontribusi terhadap ketidakselarasan. Dalam kondisi tertentu, pemeriksaan lanjutan dengan pencitraan diperlukan guna menilai kondisi saraf atau otot yang terlibat.

Cara Koreksi Medis

Salah satu metode umum yang digunakan untuk mengoreksi mata juling adalah terapi visual. Metode ini melibatkan serangkaian latihan yang dirancang untuk memperbaiki koordinasi dan fokus mata.

Jika terapi visual tidak memberikan hasil yang memuaskan, tindakan operasi dapat dipertimbangkan. Operasi bertujuan untuk memperbaiki ketidakselarasan dengan memodifikasi kekuatan otot mata yang bermasalah.

Penggunaan kacamata atau lensa kontak juga menjadi pilihan, terutama bagi individu dengan kondisi mata lain seperti ambliopia. Tim medis akan merekomendasikan metode koreksi yang paling sesuai berdasarkan penilaian kondisi individu.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kulit: Apa yang Perlu Diketahui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU