Saat membersihkan rumah, seringkali hanya permukaan yang terlihat yang dianggap perlu diperhatikan. Namun, banyak benda rumah tangga menyimpan lebih banyak bakteri daripada yang diperkirakan.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Dari peralatan dapur hingga barang di ruang tamu, beberapa objek ini merupakan tempat bersarangnya kuman dan penting untuk diketahui agar menjaga kesehatan.
Spons Dapur: Sarang Kuman yang Tersembunyi
Spons dapur merupakan alat penting yang sering digunakan untuk mencuci piring dan membersihkan permukaan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa spons dapat menampung miliaran bakteri jika tidak dibersihkan secara teratur.
Bakteri mengkhawatirkan seperti E.coli dan Salmonella dapat berkembang biak di spons yang lembap. Oleh karena itu, mengganti atau memanaskan spons di microwave secara rutin menjadi langkah yang krusial untuk membunuh kuman yang ada.
Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Penjarahan
Remote TV: Benda Kecil yang Penuh Kuman
Remote TV adalah salah satu benda yang sering diabaikan saat membersihkan. Akan tetapi, studi menunjukkan bahwa remote TV ternyata memiliki lebih banyak bakteri dibandingkan dengan toilet.
Tindakan memegang remote oleh tangan kita dapat memindahkan bakteri dari makanan atau lingkungan ke permukaan. Oleh karena itu, membersihkan remote secara berkala dengan antiseptik adalah langkah yang bijak untuk meningkatkan kebersihan.
Kantong Belanja: Tak Terduga Penuh Bakteri
Kantong belanja, terutama yang terbuat dari kain, sering kali menjadi tempat bersarangnya bakteri dari barang yang dibeli. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa kantong ini dapat terkontaminasi dengan bakteri dari makanan mentah.
Karenanya, mencuci kantong belanja secara berkala sangat penting untuk menjaga kebersihan dan menghindari perpindahan kuman ke makanan yang dibawa pulang.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: