Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Open Heart mengungkapkan bahwa konsumsi espresso dapat berisiko meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Penelitian ini melibatkan lebih dari 20 ribu orang berusia di atas 40 tahun dan menunjukkan dampak signifikan konsumsi espresso terhadap pria.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
Keterkaitan antara asupan espresso dan kadar kolesterol total menjadi fokus utama, dengan hasil yang menunjukkan bahwa peningkatan kadar kolesterol terjadi pada mereka yang mengonsumsi 3 hingga 5 cangkir espresso per hari.
Studi Mengenai Kadar Kolesterol
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Norwegia berfokus pada hubungan antara konsumsi espresso dan kadar kolesterol. Peserta yang mengonsumsi 3 hingga 5 cangkir espresso per hari menunjukkan peningkatan kadar kolesterol total yang signifikan jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi espresso.
Hasil studi ini mengindikasikan bahwa terdapat efek yang jelas antara asupan espresso dan kesehatan kardiovaskular. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih mendalam tentang pola konsumsi kopi menjadi penting bagi masyarakat umum.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah
Pengaruh Jenis Kopi Lainnya
Tidak hanya espresso, tetapi konsumsi enam cangkir atau lebih kopi rebus atau kopi plunger juga ditemukan berkaitan dengan peningkatan kolesterol total pada kedua jenis kelamin. Penilaian ini menunjukkan bahwa jenis penyajian kopi turut mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh.
Sementara itu, kopi yang disaring hanya meningkatkan kadar kolesterol pada wanita. Hal ini menunjukkan bahwa cara penyajian kopi memainkan peran penting dalam dampaknya terhadap kesehatan jantung.
Pentingnya Moderasi Dalam Konsumsi Kopi
Meskipun kopi tidak mengandung kolesterol, senyawa cafestol dan kahweol yang ada di dalamnya berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL). Dengan demikian, penting untuk membatasi konsumsi kopi, terutama espresso, demi menjaga kesehatan jantung.
Ahli diet kardiologi Michelle Routhenstein menyarankan agar konsumsi espresso dibatasi, idealnya tidak lebih dari dua cangkir per hari, guna membantu menurunkan kadar kolesterol. Rekomendasi ini menjadi pedoman bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung agar tetap optimal.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Mendukung Performa Latihan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: