Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 00:05 WIB

Tingginya Angka Karies di Indonesia: Penyebab dan Pencegahan

Author

Tingginya Angka Karies di Indonesia: Penyebab dan Pencegahan

Riset Kesehatan Daerah (RISKESDAS) menunjukkan bahwa sekitar 88 persen masyarakat Indonesia, setara dengan hampir 200 juta orang, mengalami karies atau gigi berlubang.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara menjaga kesehatan gigi menjadi faktor utama tingginya angka ini, menurut dokter gigi drg. Aswar Sandi.

Durasi Menyikat Gigi yang Tidak Memadai

Salah satu penyebab utama gigi berlubang adalah durasi menyikat gigi yang terlalu singkat. drg. Aswar menekankan bahwa durasi ideal untuk menyikat gigi adalah dua menit, namun banyak orang yang menyikat gigi dalam waktu kurang dari satu menit.

Kesibukan dalam menjalani aktivitas sehari-hari seringkali mengakibatkan mengabaikan kebersihan gigi di pagi hari, sehingga banyak yang terburu-buru saat menyikat gigi.

Akibatnya, bagian-bagian dari gigi menjadi tidak terjangkau oleh sikat gigi, yang dapat memicu penumpukan plak dan akhirnya menimbulkan karies.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru

Teknik Menyikat Gigi yang Salah

Teknik menyikat gigi yang tidak tepat juga menjadi faktor berkontribusi terhadap meningkatnya masalah gigi berlubang. drg. Aswar mengingatkan bahwa menyikat gigi terlalu keras bisa menyebabkan abrasi pada enamel gigi.

Enamel, yang merupakan lapisan pelindung terluar gigi, memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan gigi. Jika enamel terkikis, gigi akan terlihat kuning serta lebih rentan terhadap kerusakan.

Kurangnya ketelitian dalam menyikat gigi, khususnya di sela-sela gigi, dapat mengakibatkan penumpukan bakteri yang lebih banyak dan berpotensi menimbulkan gigi berlubang.

Pencegahan yang Diperlukan untuk Kesehatan Gigi

Pencegahan gigi berlubang memerlukan komitmen yang kuat terhadap kebersihan mulut yang baik. drg. Aswar menyarankan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan durasi yang cukup, yaitu sekitar satu hingga dua menit setiap kali.

Penggunaan benang floss juga sangat dianjurkan untuk membersihkan sela-sela gigi yang sering terabaikan, diikuti dengan penggunaan obat kumur untuk membunuh bakteri yang tersisa.

Dengan perawatan gigi yang konsisten, risiko gigi berlubang dan masalah kesehatan mulut lainnya yang berbahaya dapat dikurangi secara signifikan.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU