Masalah lutut sering kali dianggap sebagai komplikasi penuaan, tetapi gejala tersebut dapat muncul jauh sebelum seseorang memasuki usia lanjut.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Cedera dan gaya hidup berperan penting dalam memicu gangguan kesehatan lutut yang kerap diabaikan oleh banyak orang.
Faktor Penyebab Masalah Lutut
Menurut Dr. dr. Franky Hartono, Sp.OT (K), penyebab masalah lutut tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga dapat dipicu oleh ketidaknormalan bentuk kaki. Kelainan seperti kaki berbentuk X atau O memperberat beban pada sendi lutut, yang menyebabkan gangguan seiring waktu.
Degenerasi sendi merupakan salah satu faktor utama masalah lutut dan seringkali terkait dengan proses penuaan dan penggunaan sendi secara terus menerus. Seiring waktu, bantalan sendi mengalami penurunan fungsi, yang berdampak pada kesehatan lutut.
Cedera adalah penyebab umum yang sering kali diabaikan dalam kesehatan sendi lutut. 'Paling sering karena cedera. Kalau udah cedera itu dampaknya besar,' ungkap Dr. Franky saat menjelaskan mengenai ancaman cedera.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan
Dampak Cedera pada Kesehatan Lutut
Cedera lutut dapat muncul dalam berbagai bentuk, dengan cedera ligamen anterior cruciate ligament (ACL) menjadi salah satu yang paling sering terjadi. Cedera ini biasanya terjadi akibat gerakan memutar secara tiba-tiba atau pendaratan yang tidak tepat saat berolahraga.
Dr. Franky menekankan pentingnya penanganan cedera secara tepat untuk menghindari dampak jangka panjang. 'Jika tidak ditangani dengan baik, cedera ligamen dapat memengaruhi fungsi lutut dalam jangka panjang,' tambahnya.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan lutut sejak dini adalah kunci. Salah satu cara penting adalah melakukan pemanasan yang cukup sebelum berolahraga dan pendinginan setelah aktivitas fisik.
Pengaruh Berat Badan dan Aktivitas Fisik
Beban berlebih pada lutut juga menjadi salah satu faktor utama yang memicu masalah kesehatan sendi. Aktivitas fisik yang terlalu berat atau pekerjaan yang melibatkan angkat beban berlebihan memberikan tekanan terus-menerus pada sendi lutut.
Kondisi obesitas turut menambah beban pada sendi lutut, sehingga memperburuk risiko gangguan kesehatan. Dr. Franky menjelaskan, 'Beban berlebih yang memengaruhi kesehatan lutut tidak hanya berasal dari aktivitas mengangkat, tetapi juga dari berat badan itu sendiri.'
Meskipun aktivitas fisik berlebihan dapat berdampak negatif, olahraga tetap penting. 'Olahraga sangat dianjurkan untuk menopang fungsi tubuh kita,' tambah Dr. Franky, sembari menekankan perlunya memperhatikan intensitas aktivitas fisik demi menjaga kesehatan sendi.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: