Khanh Linh, seorang wanita yang baru berusia 28 tahun, mengalami perubahan hidup yang sangat drastis setelah menderita stroke akibat pecahnya aneurisma otak pada 12 Juni 2025.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Kondisi kritis ini terjadi setelah ia mengalami sakit kepala hebat di tempat kerja hingga tak sadarkan diri.
Awal Mula Terjadinya Stroke
Pada siang yang terik, Linh tiba-tiba merasakan sakit kepala yang intens. Beberapa saat kemudian, kondisinya memburuk dan ia tidak sadarkan diri.
Di rumah sakit Thai Nguyen, dokter mendiagnosisnya dengan stroke akibat pecahnya aneurisma otak, yang membuatnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Militer Pusat 108 di Hanoi untuk perawatan intensif.
Setelah menjalani operasi darurat, Linh mengalami kebingungan dan tidak ingat apa pun selama seminggu, hingga akhirnya mendapatkan cerita dari keluarga yang setia menemaninya.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Tantangan Dalam Proses Pemulihan
Setelah operasi, Linh harus melewati proses perawatan yang panjang dan melelahkan. Ia mengalami kelumpuhan wajah serta kesulitan dalam berbicara dan berjalan.
Ia berbagi, 'Saat itu aku butuh dua orang untuk merawatku. Satu orang bahkan harus terus di sampingku hanya untuk menyeka air liur.' Perubahan ini membuat berat badannya turun dari 47 kg menjadi 40 kg.
Proses rehabilitasi ini menuntut Linh untuk beradaptasi dengan kondisi baru, termasuk penggunaan selang makan dan dukungan emosional dari keluarganya yang sangat berarti selama masa pemulihan.
Dampak Psikologis dan Kesadaran Akan Gaya Hidup
Linh menyadari bahwa gaya hidupnya sebelum kejadian, yang meliputi kebiasaan begadang dan stres, turut memperparah kondisi kesehatan. Ia menyatakan, 'Aku punya banyak kebiasaan buruk, sering begadang, telat makan, dan stres karena pekerjaan.'
Data dari jurnal medis The Lancet menunjukkan bahwa sepertiga penyintas stroke mengalami depresi dalam lima tahun pertama setelah kejadian, dengan tekanan mental yang lebih terasa pada pasien muda seperti Linh.
Untuk menjaga kesehatan mentalnya, Linh mulai membagikan pengalaman pemulihannya melalui video di TikTok, berharap dapat menginspirasi orang lain dan memberikan makna dari kisahnya yang mungkin serupa.
Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: