Kesehatan usus memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental, dengan penelitian terbaru menunjukkan interaksi kompleks antara mikrobiota usus dan suasana hati.
Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Temuan ini memberikan wawasan baru dalam menangani kondisi mental seperti depresi dan kecemasan, yang mungkin dapat dikelola dengan menjaga kesehatan usus.
Mikrobiota Usus: Definisi dan Peran
Mikrobiota usus adalah kumpulan mikroorganisme yang hidup di dalam sistem pencernaan dan memiliki peran krusial dalam proses pencernaan makronutrisi dan pengaturan sistem kekebalan tubuh.
Dalam kajian terkini, ditemukan bahwa mikrobiota usus juga berinteraksi dengan sistem saraf pusat, menandakan bahwa kondisi di dalam usus dapat berdampak langsung pada fungsi otak.
Sebagian dari bakteri baik ini bertanggung jawab untuk produksi neurotransmitter, termasuk serotonin, yang berperan dalam pengaturan suasana hati, menjelaskan mengapa kesehatan usus berpotensi mempengaruhi kesehatan mental individu.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple
Hubungan Antara Kesehatan Usus dan Depresi
Sebuah studi menemukan bahwa individu yang mengalami depresi sering kali menunjukkan ketidakseimbangan pada mikrobiota usus, yang dapat memengaruhi kadar hormon dan neurotransmitter kunci yang berhubungan dengan mood.
Penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi probiotik, yang merupakan bakteri baik, dapat meredakan gejala depresi dan membantu memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus.
Maka dari itu, diet yang kaya serat dan mengandung probiotik mungkin menjadi langkah awal efektif untuk mengatasi masalah kesehatan mental yang berkaitan dengan depresi.
Kesehatan Usus dan Kecemasan
Kecemasan, seperti depresi, juga memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan usus, dengan sebagian studi menunjukkan bahwa ketidakseimbangan mikrobiota dapat menyebabkan gejala kecemasan.
Orang dengan gangguan kecemasan menunjukkan perbedaan komposisi mikroba jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami gejala tersebut, mengindikasikan perlunya perhatian terhadap kesehatan usus untuk mengelola kecemasan.
Makanan seperti yogurt, tempe, dan sayuran fermentasi yang mendukung kesehatan usus bisa berkontribusi dalam menurunkan tingkat kecemasan.
Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: