Seorang wanita berusia 52 tahun terpaksa dirawat di rumah sakit selama lima hari akibat infeksi virus influenza strain baru, dikenal dengan sebutan 'super flu'. Meskipun telah divaksin, Michaela Knapp mengalami gejala parah yang memaksanya mencari perawatan medis darurat.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas
Kejadian ini muncul di tengah lonjakan kasus flu di Inggris, di mana virus H3N2 mengalami mutasi dan dinyatakan lebih berbahaya bagi pasien. Kasus seperti Michaela menunjukkan dampak serius dari infeksi ini dan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai virus flu terbaru.
Awal Mula Gejala dan Rujukan ke Rumah Sakit
Gejala yang dialami Michaela Knapp dan putranya awalnya dianggap sebagai gejala COVID-19. Mereka mulai dengan sakit tenggorokan yang kemudian berkembang menjadi nyeri punggung parah hingga mengalami kesulitan bernapas.
Michaela mengungkapkan, “Awalnya hanya sakit tenggorokan pada Kamis. Tapi pada Minggu malam, punggung bawah saya mulai terasa sangat tidak nyaman.” Kadar suhu tubuhnya mencapai 39,6 derajat Celsius, menyebabkannya menghubungi layanan darurat 111.
Setelah ambulans tiba, Michaela dibawa ke Northern General Hospital di Sheffield. Ia merasakan ketakutan saat mengatakan, “Saya benar-benar terkejut, takut, dan sangat kesakitan.”
Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Kondisi di Rumah Sakit dan Prosedur Perawatan
Di rumah sakit, Michaela dihadapkan dengan antrian panjang di ruang tunggu UGD yang penuh sesak, begitulah besarnya dampak infeksi ini. Rasa sakit yang luar biasa membuatnya harus menunggu 12 jam sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap.
Michaela mendapatkan morfin cair untuk meredakan nyerinya. Setelah menjalani lima hari perawatan intensif, akhirnya ia diizinkan pulang dan menjelaskan, “Saya sudah divaksin flu, tapi rupanya ada strain baru.
Virus ini memicu serangan asma berat, itu sebabnya saya sulit bernapas dan mengalami nyeri hebat.” Berbeda dengan putranya yang telah pulih sepenuhnya, Michaela masih merasa kelelahan pasca-perawatan.
Lonjakan Kasus Flu dan Tanggapan Pihak Kesehatan
Kenaikan angka kasus 'super flu' di Inggris menyebabkan lonjakan permintaan layanan darurat di rumah sakit. Sheffield Teaching Hospitals NHS Foundation Trust melaporkan adanya 89 pasien dengan diagnosis flu terkonfirmasi hingga Rabu.
Kepala Operasional Michael Harper menyoroti perlunya masyarakat menggunakan layanan darurat hanya dalam kondisi genting. “Kami berupaya menambah kapasitas tempat tidur jika memungkinkan. Tim kami bekerja sangat keras di rumah sakit dan layanan komunitas,” tuturnya.
Harper juga menekankan pentingnya vaksinasi flu. “Kami kembali mengingatkan masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin flu demi perlindungan terbaik,” tambahnya.
Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: