Seto Mulyadi, yang dikenal luas sebagai Kak Seto, memberikan klarifikasi setelah digunakannya nama beliau dalam tuduhan pengabaian laporan oleh Aurelie Moeremans.
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan
Tuduhan ini muncul seiring peluncuran buku digital 'Broken Strings' yang menceritakan pengalaman sulit yang dihadapi oleh Aurelie terkait praktik grooming dan kekerasan.
Latar Belakang Tuduhan
Tuduhan dengan serius mencuat setelah Aurelie Moeremans menerbitkan bukunya, 'Broken Strings', yang membahas pengalaman pahitnya selama masa remaja. Dalam buku tersebut, Aurelie menyampaikan keluhan akan pengabaian atas aduan yang disampaikannya kepada Kak Seto, yang pada saat itu memimpin Komnas Perlindungan Anak.
Kisah tersebut memicu pembicaraan luas di kalangan publik serta media, menyoroti isu-isu yang berhubungan dengan perlindungan anak. Hal ini juga menimbulkan berbagai spekulasi dan perbincangan mengenai tanggung jawab serta respons lembaga yang bersangkutan pada masa lalu.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Laporan Dahulu dan Tindakan yang Diharapkan
Sebelum tuduhan ini, Jean Marc Moeremans, ayah Aurelie, telah melaporkan masalah tersebut kepada Komnas Perlindungan Anak yang dipimpin oleh Kak Seto. Laporan ini bertujuan untuk menindaklanjuti dugaan keterlibatan seorang pria dalam masalah yang diangkat oleh Aurelie.
Meskipun laporan itu ditangani, publik menantikan tindakan hukum yang lebih nyata. Rahasia di balik kurangnya respons tersebut menimbulkan pertanyaan dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat mengenai efektivitas sistem perlindungan anak pada waktu itu.
Pernyataan Kak Seto dan Apresiasi terhadap Korban
Dalam pernyataannya, Kak Seto mengungkapkan bahwa praktik grooming adalah isu yang sangat serius dan harus diantisipasi. Beliau menyatakan, 'Kami mengecam segala bentuk manipulasi, relasi tidak setara, dan praktik child grooming', menandaskan komitmen lembaga dalam melakukan perlindungan.
Selain itu, beliau juga memberikan penghormatan kepada setiap individu yang berani berbagi cerita tentang pengalaman sulit mereka. Kak Seto mendorong agar sistem perlindungan anak diperkuat demi mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: