Jumat, 16 JANUARI 2026 • 20:51 WIB

Mengenal Fenomena Sinkhole yang Mengancam Masyarakat di Sumatera Barat

Author

Mengenal Fenomena Sinkhole yang Mengancam Masyarakat di Sumatera Barat

Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan penyebab kemunculan sinkhole di Nagari Situjua Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Fenomena ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat terkait bahaya yang mungkin ditimbulkan.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui

Adrin Tohari sebagai kepala pusat riset mengungkapkan, sinkhole terjadi akibat runtuhnya lapisan batugamping di bawah tanah yang dipicu oleh hujan asam. Proses ini berlangsung selama bertahun-tahun dan sulit untuk terdeteksi sebelum muncul ke permukaan.

Penyebab Terjadinya Sinkhole

Air hujan yang meresap ke dalam tanah memiliki kemampuan untuk melarutkan batuan batugamping, menciptakan rekahan serta rongga pada tanah. Proses erosi ini berlangsung lambat, dan rongga yang terbentuk dapat membesar seiring waktu, terutama saat terpapar air permukaan.

Sifat asam dari air hujan yang mengandung karbon dioksida mempercepat proses pelarutan batugamping. Ketika lapisan penyangga di atas rongga tersebut menjadi semakin tipis, beban di atasnya dapat memicu runtuhnya lapisan tersebut, dan pada akhirnya menciptakan sinkhole.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple

Frekuensi dan Lokasi Kemunculan Sinkhole di Indonesia

Fenomena sinkhole adalah soal yang tidak asing lagi di Indonesia, terutama pada daerah dengan bentang alam karst. Beberapa wilayah seperti Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros telah dikenal sebagai lokasi yang rawan terkena dampak dari fenomena ini.

Adrin menekankan perlunya masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh sinkhole. Meskipun informasi tentang sinkhole cukup banyak, tantangan terbesar adalah kesulitan dalam mendeteksi tanda-tanda awal perkemunannya.

Metode Deteksi dan Mitigasi Sinkhole

Deteksi dini potensi kemunculan sinkhole dapat dilakukan melalui survei geofisika yang mencakup metode seperti georadar dan geolistrik. Metode tersebut mampu memetakan sebaran, kedalaman, dan ukuran rongga yang terdapat di bawah permukaan.

Adrin menjelaskan bahwa melalui metode ini, kondisi bawah permukaan dapat dianalisis, sehingga potensi sinkhole bisa diantisipasi lebih awal. Hal ini menjadi penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mengurangi risiko potensial yang mungkin terjadi.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU