Senin, 19 JANUARI 2026 • 11:45 WIB

Tanggal Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Umumkan Penanggalan

Author

Tanggal Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Umumkan Penanggalan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah resmi menetapkan tanggal Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Penetapan ini mengacu pada perhitungan hisab hakiki yang dihasilkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.

Penetapan Tanggal Lebaran 2026

Dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Lebaran tahun 2026 ditetapkan akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil perhitungan hisab hakiki serta Parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Hasil penghitungan menunjukkan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, sekitar pukul 01:23:28 UTC.

Penetapan ini merujuk pada Parameter Kalender Global 1 yang mencerminkan posisi bulan saat matahari terbenam.

Perpotongan dengan Pemerintah

Perbedaan tanggal antara keputusan Muhammadiyah dan pemerintah tampaknya tak terhindarkan.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Berdasarkan informasi dari Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, pemerintah memprediksi Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, yaitu satu hari setelah keputusan Muhammadiyah.

Perbedaan ini diakibatkan oleh metode yang digunakan, di mana pemerintah mengandalkan pengamatan hilal dan data himpunan hisab.

Konfirmasi mengenai penetapan ini akan dilakukan melalui sidang isbat yang diadakan pada akhir bulan Ramadan.

Sikap Terhadap Perbedaan

Muhammadiyah dikenal dengan kebiasaan mengumumkan tanggal Lebaran jauh sebelumnya berkat penggunaan metode hisab hakiki.

Organisasi ini menekankan pentingnya toleransi terhadap perbedaan waktu dalam merayakan hari raya agar ukhuwah islamiyah dapat terjaga.

Dalam menghadapi kemungkinan perbedaan ini, baik Muhammadiyah maupun pemerintah dan masyarakat diminta untuk saling menghormati keputusan yang diambil.

Seruan untuk mendorong kerukunan antar umat beragama pun disuarakan agar perbedaan ini tidak menimbulkan perpecahan.

Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU