Kamis, 22 JANUARI 2026 • 11:35 WIB

Penjelasan Ilmiah di Balik Penampilan Emmanuel Macron dengan Kacamata Hitam di Davos

Author

Penjelasan Ilmiah di Balik Penampilan Emmanuel Macron dengan Kacamata Hitam di Davos

Penampilan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenakan kacamata hitam di dalam ruangan pada Forum Ekonomi Dunia di Davos memicu perhatian dan komentar dari berbagai kalangan.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8 Menyusul Hujaan di Media Sosial

Salah satu komentar datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyoroti aksesori tersebut, sementara kondisi kesehatan yang mendasarinya ternyata adalah perdarahan subkonjungtiva.

Memahami Perdarahan Subkonjungtiva

Perdarahan subkonjungtiva adalah kondisi medis di mana pembuluh darah kecil di bawah lapisan bening pada mata pecah. Meskipun tampak mencolok, seperti yang dialami Macron, kondisi ini umumnya bersifat ringan dan tidak berbahaya.

Dokter spesialis mata, Edmund Tsui, MD, menjelaskan, 'Darah yang terperangkap di bawah konjungtiva ini bukanlah indikasi cedera serius pada mata. Meski terlihat dramatis, perdarahan subkonjungtiva biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak memengaruhi penglihatan.'

Masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa kondisi ini dapat muncul tanpa sebab yang jelas, terutama di kalangan lanjut usia, dan biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Ciri-Ciri dan Penyebab Perdarahan Subkonjungtiva

Ciri utama dari perdarahan subkonjungtiva adalah bercak merah terang pada bagian putih mata yang tidak disertai nyeri dan tidak menyebabkan penglihatan buram. Proses penyembuhan alami akan mengubah warna merah menjadi kuning atau kehijauan seiring waktu.

Penyebab umum dari kondisi ini termasuk peningkatan tekanan mendadak pada pembuluh darah akibat batuk, bersin, atau angkat berat. Iritasi akibat lensa kontak dan cedera ringan juga bisa menjadi pemicu.

Namun, pada beberapa kasus, perdarahan subkonjungtiva dapat terjadi tanpa adanya pemicu yang jelas, sesuatu yang perlu diperhatikan oleh mereka yang sering mengalaminya.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Sebagian besar kasus perdarahan subkonjungtiva tidak memerlukan perawatan. Namun, konsultasi dengan dokter diperlukan jika mata merah diiringi rasa nyeri, gangguan penglihatan, atau setelah mengalami cedera.

Menurut Dr. Tsui, 'Jika kondisi ini terjadi berulang, dokter perlu menilai kemungkinan adanya masalah tekanan darah atau gangguan pembekuan darah.'

Faktor risiko lainnya yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya perdarahan subkonjungtiva termasuk tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan pembekuan darah, dan penggunaan obat pengencer darah.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Mendukung Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU