Jakarta diprediksi akan mengalami hujan berkepanjangan hingga delapan jam, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca sebanyak dua kali hari ini.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
Dalam menghadapi potensi curah hujan yang tinggi, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengurangi risiko genangan dan banjir.
Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
Operasi modifikasi cuaca (OMC) dimulai pagi ini, berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pemerintah Pusat. Pramono Anung menjelaskan, 'Maka tadi pagi kami menerbangkan untuk OMC untuk modifikasi kembali jadi untuk Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Pusat BMKG karena memang hari ini seharusnya kalau tidak ada modifikasi cuaca pasti tadi masih hujan.'
Hujan yang diperkirakan mulai turun sejak pagi hari ini akan berlangsung dalam waktu lama, menjadikan modifikasi cuaca sangat krusial untuk mengurangi dampak negatif. Menurut Pramono, 'Dalam hari ini kita akan menerbangkan dua kali jadi Jakarta juga mudah-mudahan curah hujannya tidak seperti yang diprediksi oleh BMKG karena panjang diperkirakan 8 jam hujannya, mudah-mudahan ya hujan, tapi tetap bisa dimonitor.'
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman untuk Tidur Berkualitas Melalui Fengshui
Tujuan Pelaksanaan Modifikasi Cuaca
Tanpa adanya modifikasi cuaca, Jakarta berisiko tinggi akan mengalami hujan secara intensif, yang dapat mengakibatkan banjir. Pramono menegaskan, 'Oleh karena itu, OMC dilakukan untuk menurunkan intensitas hujan agar tetap bisa dikendalikan.'
Langkah modifikasi ini tidak hanya dibatasi untuk wilayah Jakarta, melainkan juga menyasar daerah penyangga. Pramono menjelaskan, 'Kami minta BMKG juga tidak hanya fokus Jakarta, tapi wilayah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jakarta fokus di dalam wilayah, BMKG di luar Jakarta.'
Pentingnya Koordinasi dalam Penanganan Bencana
Koordinasi antara BPBD dan BMKG menjadi aspek penting dalam upaya pencegahan bencana. Dengan pengawasan yang baik, potensi genangan dan banjir dapat diminimalisir.
Pramono menekankan, 'Hujan di daerah sekitar Jakarta dapat berdampak langsung pada kondisi ibu kota,' menggarisbawahi betapa pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Menjaga Kesehatan Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: