Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 13:05 WIB

Menkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis demi Masyarakat Sehat

Author

Menkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis demi Masyarakat Sehat

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan peluncuran Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Program ini bertujuan mencapai 136 juta peserta pada tahun 2026, menggandakan jumlah peserta dari 70 juta pada tahun sebelumnya.

Target Ambisius Program CKG

Program CKG bertujuan untuk mengidentifikasi dan menangani masalah kesehatan secara lebih dini. Dengan target 136 juta orang terlibat hingga 2026, dilakukan peningkatan signifikan dari periode sebelumnya.

Menkes Budi menyatakan, "Ini adalah mimpi dan tugas dari Bapak Presiden ke kami. Bagaimana caranya selain cek kesehatan gratis ditingkatkan, yang lebih penting adalah bagaimana kita menyehatkan seluruh masyarakat."

Perubahan ini mencerminkan komitmen pemerintah Jepang untuk menjaga kesehatan masyarakat seiring dengan potensi paparan berbagai penyakit.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Pelaksanaan dan Intervensi Medis

Dalam pelaksanaan Program CKG, pendekatan menjadi semakin komprehensif dengan adanya penanganan medis bagi masyarakat yang terdeteksi kurang sehat.

Budi menambahkan, "Orang yang kami identifikasi kurang sehat atau rapor kuning, tidak sehat atau rapor merah itu harus ditindaklanjuti, ditatalaksana agar kembali sehat hingga rapor hijau."

Perubahan ini menandai langkah maju dari edukasi pola hidup sehat kepada pemberian obat dan perawatan langsung bagi peserta yang membutuhkan.

Demografi Peserta Cek Kesehatan Gratis

Pada tahun 2025, sebanyak 70 juta orang mengikuti Program CKG, dengan mayoritas peserta adalah perempuan, yaitu 54,39 persen.

Data menunjukkan bahwa bayi baru lahir menjadi kelompok peserta terbesar, dengan 2,3 juta dari 4,4 juta bayi berpartisipasi dalam program ini.

Peserta dari kalangan anak usia sekolah dan remaja juga signifikan, di mana 19,7 juta dari 48 juta anak mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.

Baca juga: Makanan Sehari-hari yang Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU