Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 17:12 WIB

Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki Akan Diluncurkan pada 2027 di Indonesia

Author

Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki Akan Diluncurkan pada 2027 di Indonesia

Mulai tahun 2027, vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis akan diberikan kepada anak laki-laki berusia 11 tahun di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi angka kanker serviks di kalangan perempuan di tanah air.

Baca juga: Mengapa Olahraga Penting untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa meskipun laki-laki tidak langsung mengidap kanker serviks, mereka berperan sebagai pembawa virus yang berpotensi menular ke pasangan.

Keputusan Vaksinasi dan Pentingnya Pencegahan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, 'Pada 2027, kita akan mulai ke laki-laki usia 11 tahun. Meskipun mereka tidak bisa mengidap kanker serviks, tetapi bisa transmitting the disease (membawa penyakitnya ke pasangan).' Pernyataan ini menggarisbawahi signifikansi pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi.

Dalam penjelasannya, Menkes menambahkan, 'Mereka mungkin tidak akan kena kanker serviks, tetapi bisa menjadi pembawa. Oleh karena itu, kita mau mengakselerasi pencegahan kanker serviks dengan kampanye vaksin HPV yang masif.' Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menangani isu kesehatan ini secara menyeluruh.

Baca juga: Tanggapan Kontroversial Gaji Anggota DPR yang Dinonaktifkan

Tujuan dan Target Vaksinasi

Saat ini, terdapat sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia yang melaksanakan skrining atau deteksi dini kanker. Menteri Kesehatan menargetkan dalam lima tahun ke depan, sekitar 40 juta perempuan di Indonesia dapat melakukan deteksi dini penyakit kanker.

'Jika kita bisa menemukan mereka, maka bisa ditangani sedini mungkin karena kanker itu bisa disembuhkan. Tetapi, harus deteksi dini,' ungkap Budi. Pemahaman ini menyiratkan bahwa langkah pencegahan harus dimulai sejak usia muda dan sangat bergantung pada kesadaran masyarakat.

Program Vaksinasi Lanjutan

Kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor dua di antara perempuan, setelah kanker payudara. Untuk itu, pemerintah telah memulai program vaksinasi nasional HPV pada tahun 2023, dengan target awal 2,1 juta perempuan usia 11 tahun.

'Target kita 2,1 juta perempuan usia 11 tahun, dan dalam tiga tahun, kita telah mencapai 1,9 juta perempuan yang telah dideteksi dini kanker,' jelas Menkes. Ini menunjukkan bahwa program ini sudah mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Kedepannya, vaksinasi juga akan difokuskan pada perempuan usia 15 tahun yang belum menerima vaksin, serta mempertimbangkan vaksinasi untuk perempuan usia 21 tahun.

Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU